Satres Narkoba Polres Lamteng Meringkus Penerima Paket Narkotika

Transaksi barang haram itu dilakukan pelaku dengan cara pembayaran melalui aplikasi Luno, yang sebelumnya pelaku sudah deposit ke rekening aplikasi tersebut dan mengkonfersi ke Bitcoin.



YUKUMJAYA, IPHEDIA.com - AU alias Umar, (39) warga Jalan Mangga Lingkungan 3, Kelurahan Yukumjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah karena menerima paket narkotika.

Pelaku ditangkap setelah mendapatkan paket dari situs online Versus yang beralamatkan di Amsterdam, Belanda. Transaksi barang haram itu dilakukan pelaku dengan cara pembayaran melalui aplikasi Luno, yang sebelumnya pelaku sudah deposit ke rekening aplikasi tersebut dan mengkonfersi ke Bitcoin.

Penangkapan terhadap pelaku di rumahnya itu dipimpin Kasat Narkoba Iptu Dwi Yofi Atma Wirabrata, S,Ik., Selasa, 13 April 2021 sekira pukul 12.30 WIB.

Dikatakan Dwi Yofi, saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, polisi mendapatkan paket 1 plastik bening bertuliskan Pos Indonesia dan 1 amplop besar warna putih atas nama Abdullah Umar dengan alamat yang tertera di paket dikirimkan ke rumahnya.

"Setelah paket dibuka, ternyata berisikan satu bungkus plastik bening ukuran besar berisi serbuk warna coklat diduga narkotika jenis ekstasi, berat beserta bungkus 104.67 gram," terang Yofi.

Selanjutnya, pelaku AU alias Umar berikut barang buktinya dibawa ke Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah guna penyelidikan lebih lanjut. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dipidana dengan hukuman penjara selama 20 tahun penjara atau hukuman mati. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top