Pria Pemenggal Ayah Kandung di Lamteng Ditemukan Tewas Gantung Diri di Sel Tahanan

Kapolres Lamteng menambahkan, pelaku yang telah ditetapkan tersangka itu ditempatkan di ruangan yang terdapat CCTV. Sehingga perkiraan pukul 04.00 WIB, tersangka melakukan aksi bunuh diri tersebut. Dia ditemukan sudah tak bernyawa pagi harinya. 

Ilustrasi

GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com – Kukuh Priyo Waskito (32) pelaku yang tega memenggal leher ayah kandungnya sendiri dan kepalanya sempat dibawa keliling kampung pada 22 Maret 2021 lalu di Desa Sendangrejo, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, ditemukan tewas gantung diri di dalam sel tahanan Mapolsek Kalirejo.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, membenarkan kejadian tersebut. “Yang bersangkutan gantung diri menggunakan bajunya sendiri,” kata Popon, Senin.

Kapolres Lamteng menambahkan, pelaku yang telah ditetapkan tersangka itu ditempatkan di ruangan yang terdapat CCTV. Sehingga perkiraan pukul 04.00 WIB, tersangka melakukan aksi bunuh diri tersebut. Dia ditemukan sudah tak bernyawa pagi harinya.

Terkait status Kukuh Priyo dalam kasus pembunuhan sadis terhadap ayah kandungnya, AKBP Popon mengatakan yang bersangkutan memang sudah ditetapkan sebagai tersangka tapi mendapatkan perlindungan hukum. Hal ini disebabkan kondisinya sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Semuanya dalam proses. Karena mengalami gangguan jiwa, yang bersangkutan dilindungi hukum. Meskipun dalam status tersangka," ujarnya.

Berdasarkan hasil dari rumah sakit jiwa, tersangka dengan aksi sadisnya yang sempat menghebohkan ini dinyatakan betul mengalami gangguan kejiwaan. Berkas proses hukumnya juga sudah dikirimkan ke kejaksaan meski perkara ini berakhir dengan tragis, tersangka mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Terpisah, Kepala Dusun 8, Desa Sendangrejo, Widodo mengatakan, jenazah Kukuh Priyo Waskito ditempatkan dalam satu area pemakaman dengan sang ayah yang digoroknya hingga tewas itu. "Jenazah kita makamkan satu area dengan almarhum ayahnya, " jelas Widodo. (Bi2t/Rls/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top