Polsek Seputihbanyak Tangkap Pelaku Pencuri Burung Berikut Sangkarnya

"Pencurian itu diketahui oleh korban setelah pulang ke rumah dan melihat burung kesayangannya sudah raib di gondol maling," kata Kapolsek Seputihbanyak, Iptu Tarmuji, SH., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.IK, SH.



SEPUTIHBANYAK, IPHEDIA.com - Karena mencuri burung, VA alias Veri (23) warga Kampung Setiabumi, Kecamatan Seputihbanyak, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, akhirnya berurusan dengan polisi.

Korbannya adalah Isa Agus (33) warga Kampung Sumberbaru, Kecamatan Seputihbanyak, Lampung Tengah. Pada Sabtu, 3 April 2021 sekira jam 03.30 WIB, rumahnya disatroni maling. 

Pelaku masuk rumah yang belum ada pintunya dan mengambil burung Jalak Uren warna hitam putih berikut sangkarnya merk Ebot. Selain mencuri burung, pelaku juga mengambil  barang lainnya. 

"Pencurian itu diketahui oleh korban setelah pulang ke rumah dan melihat burung kesayangannya sudah raib di gondol maling," kata Kapolsek Seputihbanyak, Iptu Tarmuji, SH., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.IK, SH., Senin.

Dengan adanya peristiwa itu, korban berusaha mencari burungnya yang hilang dengan cara menghubungi teman–temannya sesama pengemar burung. Akhirnya pencarian yang dilakukan korban membuahkan hasil. Karena ada informasi seseorang menawarkan sangkar burung yang ciri-cirinya sama dengan milik korban.

Setelah diketahui yang akan menjual sangkar burung adalah VA alias Veri, korban langsung menghubungi polisi. Saat pelaku melakukan transaksi, korban dan anggota Polsek Seputih Mataram datang menangkapnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku VA alias Veri kita jerat dengan Pasal 363 KUHPIdana dengan acaman hukuman penjara selama tujuh tahun penjara," terang Iptu Tarmuji. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top