Pemkab Tanjab Barat Safari Ramadhan Ke-VI di Desa Suban Batang Asam

Bupati dalam sambutannya menyampaikan beberapa kebijakan Pemkab Tanjab Barat, di antaranya memberikan bantuan kepada guru-guru mengaji, madrasah dan guru agama dalam bentuk ATM Bank Jambi.



TANJABBAR, IPHEDIA.com - Pemerintah Kabupaten Tanjungbabung Barat (Tanjabbar) Safari Ramadhan Ke Vl di Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Senin.

Bupati Tanjabbar, Drs H Anwar Sadat, M.Ag., (UAS) didampingi Wakil Bupati Hairan, SH., Unsur Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, para Kabag di lingkup Sekretariat Daerah, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua Dharma Wanita, Camat Batang Asam, Kades, para warga Desa Suban, serta tamu undangan lainnya melaksanakan buka bersama bertempat salah satu kediaman warga Desa Suban.

Di kesempatan ini, Bupati Anwar Sadat beserta Wabup dan Sekda memberikan santunan kepada anak yatim warga sekitar.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan beberapa kebijakan Pemkab Tanjab Barat, di antaranya memberikan bantuan kepada guru-guru mengaji, madrasah dan guru agama dalam bentuk ATM Bank Jambi.

Bantuan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi pemkab kepada guru-guru mengaji yang ada di Tanjab Barat, terutama guru-guru ngaji yang ada di kampung-kampung. 

Karena peran guru-guru ngaji, guru agama yang ada di kampung sangat penting untuk pendidikan anak dalam membaca Iqra' dan Al-Quran serta berupaya memberikan bantuan untuk sekolah-sekolah agama yang dari dulu hingga sekarang sulit mendapatkan bantuan. 

"Oleh karena itu, Pemkab memberikan solusi melalui dana CSR dan Baznas untuk menyalurkan zakat infak ke sekolah madrasah," terang bupati.

Lebih lanjut bupati menjelaskan, Pemkab Tanjab Barat juga meluncurkan Program Kartu Sehat bagi warga yang tidak mempunyai kartu BPJS dan kartu Indonesia Sehat.

"Silahkan berobat ke rumah sakit atau puskesmas dengan kartu sehat (kartu berobat gratis) yang diluncurkan oleh Pemkab Tanjab Barat," ujar bupati.

Program Ketahanan Pangan, Pemkab akan meluncurkan pemberian beras kepada masyarakat. "Para petani untuk menanam padi dan akan dibeli oleh pemerintah setempat. Hal ini dalam rangka ketahanan pangan dan menggeliat kan ekonomi masyarakat di bidang Pertanian dan perkebunan," sambungnya.

Untuk itu, bupati mengajak masyarakat bersama-sama untuk membeli beras hasil produksi petani lokal untuk meningkatkan sektor pertanian dan sektor perdagangan agar mencintai produksi dalam negeri.

"Program layanan kependudukan dan catatan sipil, Insya Allah, mesin pembuat Akte, KTP dan KK akan ditempatkan di Kecamatan Merlung. Jadi, masyarakat yang ingin membuat Akte, KTP dan KK tidak perlu lagi jauh-jauh ke Kuala Tungkal," terang UAS. (Vid/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top