Pembangunan Harus Dimulai dari Elemen Terkecil Daerah dan Kekompakan Eksekutif Legislatif

"Eksekutif dan legislatif bergandengan tangan mulai dari perencanaan dan mengawasi pembangunan," kata Herman Deru.
 


MUSI RAWAS, IPHEDIA.com - Gubernur Sumsel, H Herman Deru (HD) mengatakan, pembangunan harus dimulai dari elemen terkecil di daerah serta dilakukan dengan kekompakan yang solid antara eksekutif dan legislatif.

"Eksekutif legislatif bergandengan tangan mulai dari perencanaan dan mengawasi pembangunan," kata Herman Deru. 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Musi Rawas dalam rangka Hari Jadi ke-78 Kabupaten Musi Rawas (Mura), bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Musi Rawas, Selasa.

Di hari jadi Kabupaten Musi Rawas ke-78 ini, Gubernur Sumsel mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan Kabupaten Musirawas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui pemekaran.

HD berkomitmen untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Musirawas. "Saya apresiasi setiap program pembangunan yang diusung oleh bupati dan wabup. Saya pesan, ini harus diperhitungkan dengan baik agar tepat sasaran dan terwujud dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mura, Hj Ratna Machmud, mengajak semua pihak untuk menjadikan momentum Hari Jadi Kab Musirawas untuk mewujukan Musirawas yang maju, mandiri dan bermartabat. 

"Jadikan momentum ini untuk mengkoreksi terhadap kinerja pembangunan daerah khususnya kesejahteraan rakyat. Bukan hanya seremonial tapi terus berkarya dan membanguan Musirawas menjadi lebih baik," ajaknya. 

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Mura telah dua kali mengalami pemekaran daerah, yaitu Kota Lubuk Linggau dan Kab Muratara. 

Dikatakannya, pembangunan di Mura juga difokuskan pada layanan komunikasi berbasis teknologi, pembangunan SDM, pemerataan infrastruktur, dan memperkuat ketahanan ekonomi. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top