Operasi Pekat, Polrestabes Surabaya Musnahkan Ribuan Miras dan Narkoba

Kepala Polrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Eddison Isir mengungkapkan, pada awal bulan Suci Ramadhan 1441 H ini, polrestabes memusnahkan 4.696 botol miras.



SURABAYA, IPHEDIA.com - Hari pertama bulan Ramadhan, jajaran Polrestabes Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim) memusnahkan ribuan botol berisi minuman keras hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar selama 12 hari, 22 Maret - 2 April 2021.

Kepala Polrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Eddison Isir mengungkapkan, pada awal bulan Suci Ramadhan 1441 H ini, polrestabes memusnahkan 4.696 botol miras. 

Selama pelaksanaan operasi, petugas menemukan miras ini dan langsung disita supaya memberikan kenyamanan umat muslim saat menjalankan ibadah puasa.

“Ini operasi kepolisian dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Sehingga kegiatan masyarakat terutama umat muslim saat menjalankan ibadah puasa bisa lebih khidmat,” jelasnya.

"Setelah operasi pekat selama 12 hari ini, bukan berarti kami berhenti menjaga ketertiban dan keamanan. Kami akan terus berkegiatan memberantas penyakit masyarakat," ujar Kombes Pol Jhonny E Isir, Selasa.

Bukan hanya merazia minuman keras, operasi pekat selama 12 hari lalu juga memberantas narkoba dan premanisme, di antaranya 5 hasil visum, 5 baju korban dan 5 senjata tajam. 

Dari kasus street crime 12 motor hasil curanmor, 5 handphone, 2 tas kosmetik. Dari kasus perjudian uang tunai Rp 3 juta, 4 buah handphone dan alat judi.

Dari miras 4.696 botol berbagai jenis miras. Dari handak atau petasan sebanyak 2 dus petasan dan dari kasus narkoba barang bukti yang diamankan sabu-sabu 410,44 gram, Ekstasi 38 butir dan OKB (Pil Koplo) 1.370 butir.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian Purwono menambahkan, pihaknya telah mengamankan sebanyak 2.278 pelaku kejahatan.

"Terhadap 255 pelaku di antaranya dilakukan proses penyelidikan. Sebanyak 2.302 pelaku lainnya menjalani proses pembinaan," jelasnya. (Sugeng/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top