Operasi Antik Krakatau 2021, Polres Lamteng Ungkap 56 Kasus dan Tangkap 76 Tersangka

"Pencapaian Polres Lampung Tengah dalam pelaksanaan Ops Antik Krakatau 2021 menempati peringkat pertama dalam keberhasilan ungkap kasus di jajaran Polda Lampung," kata Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.IK, SH., saat konferensi pers di depan koridor Polres setempat.



GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Polres Lampung Tengah, Provinsi Lampung, mengungkap sebanyak 56 kasus dan menangkap sebanyak 76 tersangka dalam pelaksanaan Operasi Antik Krakatau 2021 yang dilaksanakan sejak tanggal 22 Maret sampai dengan 4 April 2021.

"Pencapaian Polres Lampung Tengah dalam pelaksanaan Ops Antik Krakatau 2021 menempati peringkat pertama dalam keberhasilan ungkap kasus di jajaran Polda Lampung," kata Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.IK, SH., saat konferensi pers di depan koridor Polres setempat, Selasa.

Dalam pelaksanaan Ops Antik Krakatau 2021, Polres Lamteng mengungkap sebanyak 56 kasus, dengan rincian sebanyak 4 target operasi (TO) dan 52 Non TO. Sementara, jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 76 orang.

Selain mengamankan tersangka/pelaku, dalam pengungkapan tersebut turut diamankan barang bukti, berupa tembakau sintetis atau Gorila sebanyak 93 gram, sabu sebanyak 81,03 gram dan uang tunai sebanyak Rp750.000.

Kapolres Lampung Tengah menyebut, keberhasilan ini bukan merupakan prestasi, namun justru menjadi tolak ukur bersama bahwa di Kabupaten Lampung Tengah sampai dengan saat ini masih banyak masyarakat yang melakukan pengedaran gelap narkotika dan menggunakan narkotika yang justru sangat merugikan bagi dirinya maupun orang lain.

"Hal tersebut menjadi PR kita bersama untuk menekan angka peredaran gelap narkotika dan meminimalisir dengan bersama–sama mengingatkan kepada rekan atau kerabat kita bersama yang masih bermain–main dengan narkotika," demikian pungkasnya. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top