Ketegangan Ukraina-Rusia Meningkat, Kapal Perang Inggris Siap Berlayar ke Laut Hitam

Satu kapal perusak Tipe 45 yang dipersenjatai dengan rudal anti-pesawat dan fregat Tipe 23 anti-kapal selam akan meninggalkan kelompok tugas kapal induk Angkatan Laut Kerajaan di Mediterania dan menuju melalui Bosphorus ke Laut Hitam.

Foto: Reuters

INGGRIS, IPHEDIA.com - Kapal perang Inggris akan berlayar ke Laut Hitam pada Mei di tengah meningkatnya ketegangan antara Ukraina dan Rusia, menurut laporan surat kabar Sunday Times, mengutip sumber senior angkatan laut.

Pengerahan itu bertujuan untuk menunjukkan solidaritas dengan Ukraina dan sekutu NATO Inggris, lapor surat kabar itu.

Satu kapal perusak Tipe 45 yang dipersenjatai dengan rudal anti-pesawat dan fregat Tipe 23 anti-kapal selam akan meninggalkan kelompok tugas kapal induk Angkatan Laut Kerajaan di Mediterania dan menuju melalui Bosphorus ke Laut Hitam.

Jet siluman RAF F-35B Lightning dan helikopter pemburu kapal selam Merlin akan siap di kapal bendera kelompok tugas, kapal induk HMS Queen Elizabeth, untuk mendukung kapal perang di Laut Hitam, menurut laporan Reuters dikutip Minggu.

Ketegangan antara Moskow dan Kyiv telah meningkat di tengah penumpukan pasukan Rusia di sepanjang perbatasan dan bentrokan di timur Ukraina antara tentara dan separatis pro-Rusia.

Seorang juru bicara kementerian mengatakan bahwa pemerintah Inggris bekerja sama dengan Ukraina untuk memantau situasi dan terus meminta Rusia untuk menurunkan ketegangan.

"Inggris dan sekutu internasional kami tak tergoyahkan dalam mendukung kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina," kata juru bicara itu mengutip surat kabar itu. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top