Kelompok Masyarakat Kecam Rencana Jepang Membuang Air Pabrik Nuklir Fukushima

Dalam konferensi pers di Gwanghwamun Square di pusat kota Seoul, delapan kelompok, termasuk Global Econet, mengecam rencana pelepasan air radioaktif sebagai tindakan tidak bertanggung jawab dan menuntut pembatalan keputusan tersebut.

Foto: Yonhap

SEOUL, IPHEDIA.com - Kelompok masyarakat Korea Selatan pada Sabtu mengecam keputusan Jepang baru-baru ini untuk membuang air dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima yang terkontaminasi ke laut. 

Dalam konferensi pers di Gwanghwamun Square di pusat kota Seoul, delapan kelompok, termasuk Global Econet, mengecam rencana pelepasan air radioaktif sebagai tindakan tidak bertanggung jawab dan menuntut pembatalan keputusan tersebut.

Pada Selasa, Jepang menyelesaikan keputusan untuk mulai membuang air yang mengandung tritium ke laut pada tahun 2023 dalam proses yang diperkirakan akan memakan waktu puluhan tahun, karena semua tangki penyimpanan di pabrik Fukushima diharapkan akan penuh pada awal musim gugur 2022.

"Keputusan untuk membuang air tercemar ke laut adalah keputusan tidak bertanggung jawab yang tidak mempertimbangkan keamanan negara tetangga," kata kelompok itu dalam pernyataan bersama, melansir Yonhap. "Kami menyerukan pencabutan segera keputusan tersebut," tambahnya.

Setelah pertemuan pers, anggota kelompok sipil mendekati Kedutaan Besar Jepang di Seoul dan membacakan pernyataan yang menyerukan Tokyo untuk membatalkan keputusannya.

Sekelompok mahasiswa progresif juga berkumpul di depan kedutaan dan menekankan bahwa mereka tidak bisa menutup mata terhadap keputusan Jepang.

Beberapa siswa bentrok dengan polisi ketika staf penegak hukum mencoba menghentikan siswa tersebut untuk mencoba memasuki kedutaan untuk menyampaikan pernyataan mereka yang mendesak Tokyo untuk menghentikan rencana pembuangan air.

Beberapa aktivis menggelar protes di dekat kedutaan, memegang tanda bertuliskan "Jika air yang terkontaminasi Fukushima aman, Anda meminumnya." (yhp/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top