Kapal Induk Inggris dengan Jet Cepat di Dalamnya Berlayar ke Asia Bulan Depan, Ada Apa?

Kapal induk baru HMS Queen Elizabeth, kapal permukaan paling kuat dalam sejarah Royal Navy, akan berlayar bulan depan ke Asia dengan delapan jet cepat di dalamnya.

Foto: AP

LONDON, IPHEDIA.com - Armada kapal perang dan pesawat militer Inggris yang disebut sebagai konsentrasi kekuatan maritim dan udara terbesar berangkat bulan depan dalam kunjungannya ke India, Jepang, Korea Selatan dan Singapura, dalam misi Inggris memberikan kehadiran yang lebih kuat di Asia.

Kapal induk baru HMS Queen Elizabeth, kapal permukaan paling kuat dalam sejarah Royal Navy, akan berlayar bulan depan ke Asia dengan delapan jet cepat di dalamnya. Itu akan disertai oleh enam kapal Angkatan Laut Kerajaan, sebuah kapal selam yang dipersenjatai dengan rudal jelajah Tomahawk, 14 helikopter angkatan laut dan satu kompi Marinir Kerajaan.

Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan pada Senin bahwa misi tersebut bertujuan untuk menunjukkan bahwa Inggris tidak mundur tetapi berlayar untuk memainkan peran aktif dalam membentuk sistem internasional.

"Ketika Carrier Strike Group kami berlayar bulan depan, itu akan mengibarkan bendera untuk Global Britain - memproyeksikan pengaruh kami, menandakan kekuatan kami, terlibat dengan teman-teman kami dan menegaskan kembali komitmen kami untuk mengatasi tantangan keamanan hari ini dan besok," kata Wallace dalam sebuah pernyataan, melansir AP.

Penyebaran tersebut diharapkan berlangsung sekitar enam bulan dan mengunjungi lebih dari 40 negara. Wallace diharapkan untuk mengungkapkan rincian lebih lanjut kepada Parlemen Senin malam.

Bulan lalu, Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan bahwa kawasan Indo-Pasifik akan menjadi fokus pertahanan dan kebijakan luar negeri Inggris karena Inggris mempertimbangkan kembali tempatnya di tatanan dunia setelah meninggalkan Uni Eropa.

Johnson telah berencana mengunjungi India untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi sebagai bagian dari rencana itu, tetapi dia terpaksa membatalkan perjalanan itu karena pandemi virus korona memburuk di India.

Kementerian Pertahanan mengatakan pengerahan militer akan membantu memperdalam hubungan keamanan dan politik serta mendukung ekspor Inggris dan perdagangan internasional. (ap/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top