Gubernur Herman Deru Pastikan Stok Kebutuhan Pokok di Sumsel Terpenuhi Selama Ramadhan

Untuk memastikan tersedianya kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan suci ramadhan tahun ini, Gubernur Herman Deru beserta Unsur Forkopimda Sumatera Selatan melakukan tinjauan secara langsung ke sebagian pasar yang ada di Kota Palembang, yaitu Pasar Km 5 dan Pasar Lemabang Palembang.



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru (HD), memastikan stok kebutuhan pokok di Provinsi Sumsel terpenuhi dan harga masih stabil dan wajar selama ramadhan.

"Di bulan ramadhan tahun ini stoknya terjaga, yang sulit itu jika harga naik stoknya kosong. Ini akan menjadi masalah," ujar Herman Deru.

Untuk memastikan tersedianya kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan suci ramadhan tahun ini, Gubernur Herman Deru beserta unsur Forkopimda Sumatera Selatan melakukan tinjauan secara langsung ke sebagian pasar yang ada di Kota Palembang, yaitu Pasar Km 5 dan Pasar Lemabang Palembang, Senin.

HD yang juga didampingi oleh Balai Besar POM Kota Palembang memastikan bahwa kualitas kebutuhan pokok masyarakat yang ada dipasar terjamin kualitasnya dan layak untuk dikonsumsi.

"Saya melakukan croscek di pasar pada hari ini guna memastikan stok bahan pokok tersedia dan harganya tetap terjaga dan stabil," ucap HD.

Ia menyebut, untuk harga bahan pokok, seperti sayur, ikan, kelapa, beras dan telur, tidak ada lonjakan harga yang begitu tinggi. Semuanya masih stabil dan kenaikan harganyapun masih dibatas normal. 

Sementara, harga daging hanya mengalami kenaikan yang wajar, tidak melebihi 5% dari harga nomal. Untuk daging ayam ada kenaikan pada ayam potong merah.

"Ayam mengalami kenaikan pada ayam potong merah. Akan tetapi masyarakat memiliki pilihan untuk membeli ayam petelur yang sudah tidak produktif yang harganya lebih murah," ungkap HD.

Terjadi kenaikan harga di pasar menjelang ramadhan, HD mengatakan bahwa hal tersebut disebabkan karena adanya lonjakan permintaan yang membuat harganya menjadi naik.

HD meminta kepada BPOM dapat mengontrol masalah terkait ketahanan pangan dan mengawasi setiap dagangan yang terindikasi dapat digunakan bahan kimia seperti formalin.

Kepala-kepala pasar yang ada di Sumsel juga diminta HD untuk mengawasi para pedagang agar tidak melakukan tindakan curang dalam berdagang seperti melakukan penimbunan barang dagangan dan diperlambatnya distribusi yang dapat menyebabkan kenaikan harga.

"Jika kepala pasar menemukan tindakan yang menyeleweng yang dilakukan oleh pedagang yang dapat menyebabkan harga menjadi naik, saya harap hal tersebut dapat dengan cepat dilaporkan ke pihak berwajib," tegas HD. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top