Gasak Sepeda Motor Fotografer Kampung, Pelaku Ditangkap Anggota Polsek Padangratu

"Pelaku SK alias Son ditangkap di Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah," kata Kapolsek Padangratu, Kompol Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Tengah, Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH. 



PADANGRATU, IPHEDIA.com - Gegara tidak terima di foto dan bawa kabur motor korban, pelaku SK alias Son (42) warga Kampung Gununghaji, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung ini, akhirnya berurusan dengan polisi.

"Pelaku SK alias Son ditangkap di Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah," kata Kapolsek Padangratu, Kompol Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Tengah, Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Senin.

Pelaku ditangkap lantaran mencuri motor milik korban Edi Hartoni (25) warga Kampung Sendangmukti, Kecamatan Sendangagung, Lampung Tengah, Sabtu, 24 April 2021 sekira jam 14.30 WIB. 

Muslikh menceritakan, peristiwa itu bermula ketika Edi Hartoni, memotret warung soto di Kampung Payungdadi, Kecamatan Pubian, Rabu, 14 April 2021 sekira jam 10.30 WIB. Pelaku SK alias Son dan Untung yang berada di dalam warung tersinggung dan marah-marah karena merasa di foto korban.

Tak terima, pelaku bahkan mencabut senjata tajam jenis pisau garpu sambil menodong ke arah badan korban. Supaya situasi reda, korban disuruh pergi oleh pemilik warung soto. 

Saat korban menghindar dari pelaku, sepeda motor merk Honda Beat warna hitam Nopol BE 4526 UM ditinggal di depan warung. Akan tetapi beberapa saat ketika korban kembali lagi ke warung itu, ternyata sepeda motornya sudah raib.

Sementara dari keterangan para saksi bahwa sepeda motor korban dibawa oleh pelaku SK alias Son dan Untung. Selanjutnya, korban melapor ke Polsek Padangratu. Setekah menerima laporan dari korban, Panit Reskrim bersama anggotanya bergerak melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku.

"Dari penyelidikan, anggota kami berhasil menangkap pelaku SK alias Son berikut barang bukti yang dipakai oleh pelaku, yakni 1 unit sepeda motor Yamaha RX King milik tersangka," ujar Muslikh.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana dan atau Pasal 335 KUHPidana dengan acaman hukuman penjara selama 7 tahun penjara. Sedangkan, pelaku lainnya berikut barang bukti milik korban, masih dalam pengejaran polisi. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top