Gara-gara Motor Korban Disita Leasing, Pelaku Ditangkap Anggota Polsek Padangratu

"Korbannya Anam Mudakir (44) warga Kampung Margajaya, Kecamatan Selagailingga, Lampung Tengah," kata Kapolsek Padangratu, Kompol Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Tengah, Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.



PADANGRATU, IPHEDIA.com - MN alias Nasrul (43) warga Kampung Bandarsari, Kecamatan Padangratu, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung ini, ditangkap polisi gara-gara sepeda motor milik korbannya yang seharusnya akan membeli cash alias kontan dialihkan jadi kredit. 

"Korbannya Anam Mudakir (44) warga Kampung Margajaya, Kecamatan Selagailingga, Lampung Tengah," kata Kapolsek Padangratu, Kompol Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Tengah, Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Sabtu.

Penangkapan terhadap pelaku ini berawal dari laporan korban ke polisi. Awalnya pada Februari 2020 lalu sekira pukul 14. 30 WIb, korban datang ke rumah pelaku minta tolong untuk dibelikan sepeda motor dengan memberikan uang Rp15 juta.

Kepercayaan itu diberikan karena korban sudah kenal dengan pelaku yang juga bekerja di leasing tersebut. Saat itu, korban menitipkan uang untuk dibelikan sepeda motor seharga Rp18 juta namun baru diberikan Rp15 juta dan sisanya yang Rp3 juta akan dibayar setelah BPKB keluar.

Setelah mendapatkan sesuai pesanan korban, yakni sepeda motor jenis Honda Beat keluaran tahun 2020 warna merah-hitam, tiga bulan kemudian korban mendapat telepon dari pihak FIF memberi informasi bahwasanya sepeda motor milik korban tersebut berstatus kredit dan telat angsuran selama 3 bulan berturut-turut. 

Tak hanya itu, 5 hari kemudian datang seorang laki-laki mengaku dari pihak leasing FIF dan menanyakan kepada korban masalah sepeda motor tersebut yang belum diangsur selama 3 bulan. 

Sontak korban kaget, sebab sepengetahuanya janji dengan pelaku setelah 3 atau 4 bulan BPKB keluar kekurangannya yang Rp3 juta akan dibayar. "Saya tidak tahu, yang saya tahu, saya membeli kendaraan tersebut dengan cash kepada Nasrul," ujarnya.

Meski korban bermaksud membeli cash tetapi karena sepeda motor itu dialihkan ke kredit, akhirnya dua hari berikutnya kendaraan tersebut disita oleh pihak leasing FIF. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian lebih kurang Rp15 juta dan korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Padangratu. 

"Pelaku MN alias Nasrul diamankan ke Polsek Padangratu untuk pemeriksaan lebih lanjut," terang Muslikh.    

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 KUHPidana dan atau Pasal 372 KUHPidana dengan acaman hukuman penjara selama 4 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top