-->

Dituduh Dukung Aksi Protes, Para Selebriti Masuk Daftar Target Junta Myanmar

Daftar yang diterbitkan Minggu dan Senin di surat kabar Global New Light of Myanmar mencakup aktor, musisi, dan influencer media sosial yang dituduh melanggar Pasal 505 (A) KUHP karena menyebarkan berita yang mempengaruhi stabilitas negara.

Foto: AP

YANGON, IPHEDIA.com - Junta yang berkuasa di Myanmar meningkatkan kewaspadaannya terhadap para selebriti yang mendukung protes nasional menentang perebutan kekuasaan, menerbitkan daftar buronan di pers negara bagian dan memperingatkan agar tidak menggunakan karya mereka.

Langkah tersebut menyusul berminggu-minggu meningkatnya kekerasan oleh pasukan keamanan dalam membubarkan protes jalanan terhadap kudeta 1 Februari yang menggulingkan pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi. 

Setidaknya 570 pengunjuk rasa dan pengamat, termasuk 47 anak-anak, telah tewas sejak pengambilalihan tersebut, menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, yang memantau korban dan penangkapan dan mengatakan jumlah sebenarnya kemungkinan lebih tinggi. 

Kudeta tersebut membalikkan kembalinya negara itu secara bertahap ke demokrasi setelah lima dekade pemerintahan militer, melansir AP, Selasa.

Daftar yang diterbitkan Minggu dan Senin di surat kabar Global New Light of Myanmar mencakup aktor, musisi, dan influencer media sosial yang dituduh melanggar Pasal 505 (A) KUHP karena menyebarkan berita yang mempengaruhi stabilitas negara. Hukuman untuk pelanggaran tersebut maksimal tiga tahun penjara.

Bagan yang mengisi sebagian besar halaman mencantumkan 20 orang, bersama dengan foto, kota asal, dan halaman Facebook masing-masing.

Beberapa aktor dan sutradara juga didakwa pada bulan Februari, tetapi kampanye terhadap pendukung protes selebriti ditingkatkan minggu lalu ketika Myawaddy TV yang dikendalikan militer menyiarkan daftar orang yang dicari. Sekarang ada setidaknya 60 orang dalam daftar tersebut. (ap/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top