Wabup Hairan Hadiri Apel Bersama dan Ikrar Menolak Paham Radikal

Wakil Bupati Hairan menyebutkan, terkait dengan aksi terorisme yang terjadi akhir-akhir ini, maka sesuai petunjuk Presiden Jokowi bahwa pemerintah bersama dengan TNI-Polri tidak boleh kalah terhadap terorisme dan akan menjamin keamanan umat Kristiani untuk menjalankan ibadah.



TANJABBAR, IPHEDIA.com - Wakil Bupati Tanjungjabung Barat, Hairan, SH., hadiri apel bersama TNI, Polri, Pemda, Lintas Agama, Ormas, OKP dan Yayasan Sosial di Lapangan Mapolres Tanjab Barat, Selasa.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro, SIK, MH., ini dalam rangka pengamanan kegiatan masyarakat serta ikrar menolak segala bentuk paham radikal dan terorisme di Kabupaten Tanjab Barat.

Wakil Bupati Hairan menyebutkan, terkait dengan aksi terorisme yang terjadi akhir-akhir ini, maka sesuai petunjuk Presiden Jokowi bahwa pemerintah bersama dengan TNI-Polri tidak boleh kalah terhadap terorisme dan akan menjamin keamanan umat Kristiani untuk menjalankan ibadah.

“Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Makassar,” tegas Wabup.

Wabup juga mengapresiasi apel bersama yang diselenggarakan oleh Polres Tanjab Barat dengan mengajak seluruh jajaran dan organisasi masyarakat.

 “Ini adalah bentuk kewaspadaan Kabupaten Tanjab Barat agar tidak kecolongan terhadap aksi terorisme,” pungkas Wabup.

Sementara sebelumnya, Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro menyebutkan, apel bersama ini digelar sebagai salah satu bentuk solidaritas yang mewakili seluruh komponen masyarakat mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Makassar.

“Marilah bersama menjaga Kamtibmas di Kabupaten Tanjab Barat, untuk senantiasa dirawat dan dijaga jangan sampai terprovokasi dan jangan sampai terpecah belah demi keutuhan NKRI yang kita banggakan,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyebutkan, ada 50 gereja dan 5 rumah ibadah di Kabupaten Tanjab Barat. ''Dengan kekuatan personil TNI-Polri yang terbatas maka diharapkan bantuan seluruh elemen masyarakat yang diwakili oleh yang hadir pada apel ini untuk ikut serta menjaga siskamtibmas dalam hal pengamanan kegiatan ibadah gereja," harap Guntur.

Guntur juga menyebutkan harus menunjukan bahwa di Kabupaten Tanjab Barat ini rukun dan damai, bersama saling menghormati dan menjaga saudara-saudara yang berbeda agama nantinya akan melaksanakan ibadah.

"Semoga kegiatan pengamanan yang kita laksanakan bersama nantinya menjadi amal ibadah bagi kita semua, mari kita rawat kembali kebhinekaan yang ada," ujarnya.

“Ikrar tadi adalah sikap dari masyarakat Kabupaten Tanjab Barat, akan sangat terasa indah dan kekeluargaan apabila dalam suatu kegiatan ibadah rekan-rekan nantinya bisa berkumpul dalam hal pengamanan,” ajak Kapolres.

Apel tersebut juga diikuti Pleton Kodim 0419/Tanjab Barat, Polres Tanjab Barat, Dishub, Satpol PP, Kopdar Kamtibmas, KNPI, RAFI dan Ormas. Selain itu juga hadir Pleton Kopri PMII, HMI, Yayasan Budhi Luhur serta Senkom Tanjab Barat.(Vid/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top