Vaksin Tahap Kedua di Lampung Didistribusikan ke Kabupaten/Kota

Data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, total sasaran vaksinasi di Provinsi Lampung pada tahap kedua berjumlah 79.889 orang, dengan jumlah alokasi vaksin sebanyak 14.820 vial.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana

BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Sebanyak 14.820 vial vaksin Covid-19 tahap kedua di Provinsi Lampung secara bertahap telah mulai didistribusikan ke 15 kabupaten/kota di daerah ini.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, total sasaran vaksinasi di Provinsi Lampung pada tahap kedua berjumlah 79.889 orang, dengan jumlah alokasi vaksin sebanyak 14.820 vial.

"Vaksin tahap kedua mulai didistribusikan," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, Rabu.

Ia mengatakan, vaksin tahap kedua ini akan dilakukan bagi petugas pelayanan publik dan lanjut usia (lansia). Dengan telah didistribusikannya vaksin tersebut, kabupaten/kota sudah bisa melaksanakan vaksinasi.

Pada vaksi tahap kedua, jelas dia, Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandarlampung telah melakukan vaksinasi. Sementara, daerah lainnya akan menyusul karena vaksin sudah di distribusikan.

"Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandarlampung sudah memulai vaksinasi Covid-19 tahap kedua dan daerah lainnya diharapkan segera melaksanakan," jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati mengatakan, vaksinasi tahap kedua bagi petugas pelayanan publik di Lamsel mulai dilaksanakan sejak Senin.

Ia menyebut, vaksinasi Covid-19 tahap kedua dilakukan setelah 960 vial vaksin Covid-19 tiba di kabupaten tersebut. Vaksinasi langsung dilakukan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori petugas pelayanan publik. 

Dikatakannya, pada pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di Kabupaten Lampung Selatan akan menyasar 4.800 orang, dan diharapkan dapat terlaksana tanpa kendala. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top