Terlibat di 2 TKP, Residivis Curas Ditangkap Tekab 308 Polres Lampung Tengah

''Pelaku yang tertangkap itu berinisial MR alias Rois (34) warga Dusun Purwoasri, Kampung Komeringputih, Kecamatan Gunungsugih," ungkap Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH. 



GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Terlibat dua laporan polisi, residivis pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) digulung Team Tekab 308 Polres Lampung Tengah ( Lamteng), Provinsi Lampung.

''Pelaku yang tertangkap itu berinisial MR alias Rois (34) warga Dusun Purwoasri, Kampung Komeringputih, Kecamatan Gunungsugih," ungkap Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Selasa.

Dikatakan Edi, peristiwa curas tersebut terjadi pada Sabtu, 16 Juni 2018 lalu. Korbannya adalah Dewi Lestari warga Karangsari, Kampung Fajarbulan, Kecamatan Gunungsugih, Kabupaten Lampung Tengah.

Saat itu, korban dalam perjalanan pulang dari Bekri menuju rumahnya ke Dusun Karangsari. Di depan SDN 1 Komeringputih, tiba-tiba korban dipepet oleh 2 orang pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam. 

Kemudian, pelaku menghentikan korban dengan cara mencabut kunci kontak sepeda motornya dan menodong korban dengan senjata api yang diduga jenis pistol. Lalu, pelaku mengambil sepeda motor korban jenis Honda Beat No Pol BE 5231 ID.

Penangkapan terhadap pelaku MR alias Rois dari penyelidikan tentang keberadaannya yang saat itu diketahui ada di rumahnya.

Dipimpin Aiptu Muchsin, Team Tekab 308 Polres Lamteng melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya. Karena melawan dan berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap, petugas melakukan tindakan tegas terukur.

''Selain dapat menangkap pelaku, polisi juga berhasil menyita satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam berikut 1 buah helm warna putih yang digunakan pelaku," jelas Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top