Tanjungjabung Barat Status Siaga Karhutla

Status siaga ini telah sesuai dengan hasil rapat koordinasi dengan pihak Satgas Karhutla Provinsi Jambi yang dilaksanakan tanggal 3 Maret lalu di Makorem 042/Garuda Putih bersama dengan Kapolda Jambi serta jajaran yang bersangkutan terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Jambi.




TANJAB BARAT, IPHEDIA.com - Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi menetapkan wilayah Kabupaten Tanjungjabung Barat dari status sebelumnya status kesiagaan kini naik menjadi siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Tanjungjabung Barat status siaga Karhutla," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjab Barat, Zulfikri, Jumat.

Menurutnya, status siaga ini telah sesuai dengan hasil rapat koordinasi dengan pihak Satgas Karhutla Provinsi Jambi yang dilaksanakan tanggal 3 Maret lalu di Makorem 042/Garuda Putih bersama dengan Kapolda Jambi serta jajaran yang bersangkutan terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Jambi.

’’Ini kita lakukan karena intruksi dan kajian hasil rapat di Korem 042/Gapu Jambi. Jadi, kini juga kita intruksikan kepada seluruh warga di Kabupaten Tanjungjabung Barat agar hati-hati dan ikut juga waspada terhadap wilayah yang kini rawan terjadinya kebakaran. Kita harus bersama–sama berusaha untuk mencegah,’’ tegasnya.

Selain itu, perlu di ketahui bahwa wilayah Kabupaten Tanjungjabung Barat kini menurut hasil studi para ahli yang berwenang ada 7 wilayah yang masih rawan terjadinya karhutla. Kendati pun menurut pihak BMKG Jambi sampai saat ini masih ada peluang terjadinya hujan di wilayah tersebut. (Ari/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top