Ratusan Pengunjuk Rasa di Atlanta Mendukung Komunitas Asia-Amerika Pasca Penembakan di Spa

Pembunuhan itu terjadi setelah setahun kekerasan anti-Asia yang meningkat di Amerika Serikat, yang menurut para pemimpin komunitas disebabkan oleh orang Asia-Amerika yang disalahkan atas virus corona yang pertama kali diidentifikasi di Wuhan, Cina, pada akhir 2019.



ATLANTA, IPHEDIA.com - Ratusan demonstran berkumpul di luar Georgia State Capitol di Atlanta pada Sabtu waktu setempat untuk mendukung komunitas Asia-Amerika setelah penembakan di sebuah spa pekan ini yang menewaskan delapan orang, enam di antaranya wanita Asia.

Pembunuhan itu terjadi setelah setahun kekerasan anti-Asia yang meningkat di Amerika Serikat, yang menurut para pemimpin komunitas disebabkan oleh orang Asia-Amerika yang disalahkan atas virus corona yang pertama kali diidentifikasi di Wuhan, Cina, pada akhir 2019.

Kerumunan orang yang memakai masker, mengibarkan bendera Amerika dan membawa poster bertuliskan "Kami bukan virus" dan "Hentikan Kebencian Asia" berdiri di depan gedung Gedung Kongres Georgia yang berkubah emas.

“Saya ingin memastikan dunia dan orang-orang tahu bahwa saya ada di sini dan saya terlihat,” kata Sunghee Han dari Georgia.

"Para wanita yang tewas, saya melihat keluarga saya di dalamnya," kata Timothy Phan dari Port St. Lucie, Florida, yang mengemudi delapan jam untuk hadir, mengatakan kepada CNN.

Senator Georgia Raphael Warnock dan Jon Ossoff, keduanya dari Demokrat yang terpilih pada Januari, memimpin para demonstran di saat hening untuk para korban, video di Twitter menunjukkan.

“Mari kita membangun negara dan bangsa di mana tidak ada yang hidup dalam ketakutan karena siapa mereka atau dari mana mereka atau keluarga mereka berasal,” kata Senator Ossoff, melansir Reuters.

Otoritas Georgia belum menentukan apa yang mendorong tersangka, seorang pria kulit putih berusia 21 tahun, yang dituduh melakukan pembunuhan di spa di dan sekitar Atlanta pada Selasa. 

Robert Aaron Long mengatakan kepada penyelidik bahwa kecanduan seks menyebabkan dia melakukan kekerasan, tetapi anggota parlemen dan pendukung anti-rasisme mengatakan bias anti-Asia setidaknya bisa menjadi bagian dari motivasi.

"Saya tidak tertarik apakah dia mengalami hari yang buruk atau tidak," kata Warnock, melontarkan komentar dari juru bicara departemen sheriff wilayah Atlanta tentang keadaan pikiran Long. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top