-->

Polsek Seputihmataram Tangkap Garong Perampas HP dan Tas Korban

Kejadiannya, saat itu korban Andre A warga Kampung Bangunsari, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara tengah melintas di Jalinpatim Kampung Terbanggi Ilir Kecamatan Bandarmataram, Rabu, 3 Maret 2021 sekira pukul 17.30 WIB.



SEPUTIHMATARAM, IPHEDIA.com - NM alias Nelsen (22) pelaku garong warga Dusun 005 Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandarmataram Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, ditangkap Polsek Polsek Seputihmataram.

"Pelaku ditangkap di Rombong 9 Kampung Pasar Jatidatar, Kecamatan Bandarmataram, Kamis, 4 Maret 2021 sekira jam 13.00 WIB," kata Kapolsek Seputih Mataram, Iptu Jepri Syaiffulah, SH, MH., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Jumat.

Kejadiannya, saat itu korban Andre A warga Kampung Bangunsari, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara tengah melintas di Jalinpatim Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandarmataram, Rabu, 3 Maret 2021 sekira pukul 17.30 WIB. 

Tiba-tiba korban di pepet dan diberhentikan oleh 2 orang pelaku menggunakan sepeda motor Honda CB150R warna hitam tanpa Nopol. Setelah korban berhenti, salah satu pelaku menanyakan kepada korban ada uang atau tidak, dan dijawab korban tidak ada. 

Dengar jawaban itu satu pelaku lainnya langsung menggeledah korban dan mengambil paksa dompet korban yang berisi uang tunai Rp360 ribu, 2 STNK sepeda motor Honda Vario Nopol BE 3889 KS dan STNK Honda Grand warna hitam.

Selain itu, pelaku juga merampas 2 handphone Merk OPPO F5 dan OPPO A83 yang simpan di tas slempang warna hitam milik korban seraya mengancam untuk tidak melawan. Kemudian, pelaku kabur ke arah Tulangbawang. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian ditaksir sebesar Rp2.500.000. 

Tak lama setelah kejadian, korban Andre A melaporkan peristiwa yang dialami ke Polsek Seputihmataram. Berdasarkan laporan korban, pelaku ditangkap dan mengamankan barang bukti, berupa 1 unit HP Merk OPPO F5 warna gold, 1 unit HP Merk OPPO A83 warna hitam milik korban serta 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna putih Nopol B 805 SEN yang dipakai pelaku.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman dua belas tahun penjara dan untuk satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top