Polsek Padangratu Tangkap Pelaku Penggelapan dan Penipuan

"Penangkapan terhadap pelaku penipuan dan penggelapan dilakukan oleh Kanit Reskrim bersama anggotanya, Senin, 15 Maret 2021," ujar Kapolsek Padangratu, Kompol Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.



PADANGRATU, IPHEDIA.com - US alias Untung (53) pelaku penggelapan dan penipuan modus menanamkan modal, warga Payungrejo, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Provinsi Lampung, ditangkap Polsek Padangratu.

"Penangkapan terhadap pelaku penipuan dan penggelapan dilakukan oleh Kanit Reskrim bersama anggotanya, Senin, 15 Maret 2021," ujar Kapolsek Padangratu, Kompol Muslikh, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Selasa.

Korbannya adalah Kandar (35) warga Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Lamteng. Kasus ini berawal saat pelaku mendatangi korban mengaku kekurangan modal untuk membuat order mobeler meja dan kursi untuk SD di Payung Makmur, Senin, 8 Juli 2020 lalu. 

Kemudian, pelaku mengajak korban untuk kerja sama dengan menitipkan modal dan dijanjikan akan dibagi keuntungan dan suatu saat uang diperlukan akan dikembalikan. Termakan bujuk rayu pelaku, korban pun tertarik dan menitipkan uang sebesar Rp7.500.000 kepada pelaku.

Setelah berjalan beberapa bulan, ternyata pelaku tidak pernah memberi keuntungan bahkan uang korban yang dipinjam juga tidak dikembalikan dengan alasan sudah habis untuk kebutuhan keluarga.

Karena kesal, tanggal 14 Febuari 2021, korban melaporkan pelaku ke Polsek Padangratu. Dengan adanya laporan korban, Panit Reskrim bersama anggotanya melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di rumahnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top