Polres Waykanan Amankan 29 Kg Ganja dari Penumpang Bus Asal Jatim

Mereka ditangkap pada Rabu sekira pukul  04.00 WIB saat melintas di Jalan Lintas Sumatera Waykanan, dari arah Provinsi Sumatera Selatan menuju ke Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, dengan menumpangi Bus Antar Lintas Sumatera (ALS).



WAYKANAN, IPHEDIA.com - Selama Operasi Antik Krakatau 2021, jajaran Polres Waykanan, Provinsi Lampung, membekuk empat tersangka, yang dua di antaranya pengedar narkoba jenis ganja antarprovinsi seberat 28,995 kilogram.

"Dua tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja," kata Kapolres Waykanan, AKBP Binsar Manurung, saat press release, Kamis.

Kedua tersangka kasus ganja itu, masing-masing berinisial MG (20) dan AM (19) warga Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur (Jatim). 

Mereka ditangkap pada Rabu sekira pukul  04.00 WIB saat melintas di Jalan Lintas Sumatera Waykanan, dari arah Provinsi Sumatera Selatan menuju ke Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, dengan menumpangi Bus Antar Lintas Sumatera (ALS).

Dari kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 12 bungkus paket besar berisi daun ganja kering yang dibungkus lakban warna coklat disimpan di tas koper.

Kemudian, ganja yang mereka bawa itu disimpan pula dalam satu buah kardus ukuran besar warna coklat yang dilakban warna coklat berisi 17 paket besar berisi ganja.

Dua Tersangka Kasus Pencurian

Sementara, untuk kasus pencurian, polisi mengamankan dua tersangka berinisial JN alias Nusi, warga Kampung Karangagung, Kecamatan Pakuanratu, dan AA alias Edwin (28), warga Kampung Tanjungratu, Kecamatan Pakuanratu, Waykanan. 

Karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap, tersangka JN terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas terukur. Pembegalan itu terjadi di jalan poros areal perkebunan sawit PT PLP, Pakuanratu, Waykanan pada 15 Juli 2019 sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat itu, JN beraksi bersama seorang rekannya menghadang korban dan enam temannya dalam perjalanan pulang dari bekerja menuju Dusun Margomulyo, Kampung Pakuanratu, Kecamatan Pakuanratu.

Dalam melakukan aksinya, kedua pelaku langsung mengacungkan senjata api (Senpi) dan senjata tajam jenis laduk ke arah korban. Kemudian, pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Beat Nopol BE 4280 WC dan ponsel merk Vivo Y92 milik korban, berikut enam ponsel milik rekannya.

Selain JN, satu tersangka pencurian lainnya berinisial AA yang ditangkap jajaran Polres Waykanan karena mencuri sejumlah mesin kendaraan mobil di lingkungan PT AKG Pakuan Ratu, Kabupaten Waykanan. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top