Pengunjuk Rasa Myanmar Kembali Turun ke Jalan Protes Penembakan yang Menewaskan Belasan Pendemo

Para pengunjuk rasa di Yangon dikejar ketika mereka mencoba berkumpul di tempat pertemuan yang biasa mereka lakukan di persimpangan Center Hledan.

Foto: AP

YANGON, IPHEDIA.com - Polisi di kota terbesar Myanmar pada Senin menembakkan gas air mata ke kerumunan pengunjuk rasa yang kembali ke jalan untuk memprotes perebutan kekuasaan militer sebulan lalu.

Para pengunjuk rasa ini kembali berdemo karena sehari sebelumnya ada laporan bahwa pasukan keamanan telah menewaskan sedikitnya 18 orang di seluruh negeri.

Para pengunjuk rasa di Yangon dikejar ketika mereka mencoba berkumpul di tempat pertemuan yang biasa mereka lakukan di persimpangan Center Hledan. 

Para pengunjuk rasa berpencar dan berusaha membilas wajah mereka dengan air untuk mengurangi efek iritasi dari gas tersebut.

Di ibu kota, Naypyitaw, pemimpin negara yang digulingkan Aung San Suu Kyi membuat sidang Senin melalui konferensi video, lapor kantor berita independen Myanmar Now, melansir AP.

Dikatakan, dia menerima dakwaan berdasarkan Bagian 505 (b) KUHP karena diduga menghasut kerusuhan. 

Suu Kyi telah didakwa dengan dua pelanggaran lainnya, yakni kepemilikan walkie-talkie yang telah diimpor tanpa terdaftar, dan melanggar perintah yang dikeluarkan di bawah Undang-Undang Penanggulangan Bencana Alam yang membatasi pertemuan publik untuk memerangi penyebaran virus corona. (ap/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top