Pencipta Perangkat Lunak Antivirus Dituduh Menipu Investor

McAfee, 75, didakwa dalam dakwaan yang baru dibuka di pengadilan federal Manhattan bersama dengan Jimmy Gale Watson Jr., yang menjabat sebagai penasihat eksekutif yang disebut jaksa sebagai tim cryptocurrency McAfee.

Pendiri Perangkat Lunak Anti-virus, John McAfee (Foto: AP)

NEW YORK, IPHEDIA.com - Pengusaha perangkat lunak antivirus, John McAfee, didakwa atas tuduhan penipuan dan pencucian uang. Ia dan kelompoknya dituduh menghasilkan lebih dari $ 13 juta dengan membodohi investor yang bersemangat atas pasar cryptocurrency yang sedang berkembang, kata pihak berwenang pada Jumat waktu setempat.

McAfee, 75, didakwa dalam dakwaan yang baru dibuka di pengadilan federal Manhattan bersama dengan Jimmy Gale Watson Jr., yang menjabat sebagai penasihat eksekutif yang disebut jaksa sebagai tim cryptocurrency McAfee.

Jaksa penuntut mengatakan Watson, 40, ditangkap Kamis malam di Texas dan dihadirkan pertama kali pada Jumat di hadapan hakim federal di Dallas. McAfee, kata pihak berwenang, ditahan di Spanyol atas tuduhan pidana terpisah yang diajukan oleh divisi pajak Departemen Kehakiman AS.

Pengacara Arnold Spencer, mewakili Watson, mengatakan kliennya adalah mantan Navy Seal yang dihormati.

“Dia memperjuangkan hak dan kebebasan orang lain, dan dia berhak dan menanti harinya di pengadilan untuk menggunakan sebagian dari hak-hak itu,” katanya dalam email, melansir AP, Sabtu.

"Dakwaan pidana adalah instrumen yang tumpul, bukan pisau bedah yang tepat," tambah Spencer. “Ini bukan tempat yang tepat untuk memperdebatkan apakah teknologi mutakhir seperti cryptocurrency adalah sekuritas, komoditas, atau yang lainnya.”

Tidak segera jelas siapa yang mungkin mewakili McAfee. Masih belum ada pengacara yang terdaftar untuknya di pengadilan federal Memphis, Tennessee, tempat tuntutan pajak diajukan terhadapnya pada bulan Oktober.

"McAfee dan Watson mengeksploitasi platform media sosial yang banyak digunakan dan antusiasme di antara investor di pasar cryptocurrency yang sedang berkembang untuk menghasilkan jutaan melalui kebohongan dan penipuan," kata Jaksa Audrey Strauss dalam sebuah pernyataan yang menggambarkan kejahatan pada tahun 2017 dan 2018.

"Terdakwa diduga menggunakan akun Twitter McAfee untuk mempublikasikan pesan ke ratusan ribu pengikut Twitternya yang menggembar-gemborkan berbagai cryptocurrency melalui pernyataan palsu dan menyesatkan untuk menyembunyikan motif mereka yang sebenarnya dan mementingkan diri sendiri," tambahnya.

Pada bulan Oktober, McAfee didakwa di Tennessee dengan menghindari pajak setelah gagal melaporkan pendapatan yang diperoleh dari mempromosikan cryptocurrency saat dia melakukan pekerjaan konsultasi, membuat perjanjian ceramah, dan menjual hak atas kisah hidupnya untuk sebuah film dokumenter.

McAfee mengembangkan perangkat lunak keamanan internet awal dan telah dicari oleh pihak berwenang di AS dan Belize di masa lalu.

Dakwaan Tennessee mengatakan McAfee gagal mengajukan pengembalian pajak dari 2014 hingga 2018, meskipun menerima pendapatan yang cukup besar dari beberapa sumber.

Pada Juli 2019, McAfee dibebaskan dari penahanan di Republik Dominika setelah dia dan lima orang lainnya diduga melakukan perjalanan dengan kapal pesiar membawa senjata kaliber tinggi, amunisi dan perlengkapan bergaya militer, kata para pejabat di pulau Karibia pada saat itu. (ap/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top