Operasi Siber di Medsos, Polda Jawa Timur Bongkar Prostitusi Online Libatkan ABG

Dihadapan penyidik, tersangka BD mengaku melakukan praktik ini sejak November 2020. Dia tawarkan korban berinisial M via Twitter lalu kesepakatan transaksi lewat aplikasi WhatsApp.



SURABAYA, IPHEDIA.com - Kasus prostitusi online dengan melibatkan anak di bawah umur atau anak baru gede (ABG) dibongkar jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.

Pelakunya, yakni BD (39) yang menjadi tersangka prostitusi dalam jaringan dengan korban perempuan di bawah umur berhasil ditangkap di salah satu hotel di kawasan Waru, Sidoarjo, Senin, 25 Januari 2021.

Jajaran Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) yang menangkap tersangka asal Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Pasuruan itu.

“Penangkapan itu hasil operasi siber di media sosial (Medsos) oleh Tim Siber Polda Jatim,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu.

Dihadapan penyidik, tersangka BD mengaku melakukan praktik ini sejak November 2020. Dia tawarkan korban berinisial M via Twitter lalu kesepakatan transaksi lewat aplikasi WhatsApp.

“Dia tawarkan threesome, satu wanita dan dua laki-laki dengan bayaran Rp300 ribu (yang diberikan ke korban),” tambah Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jatim, AKBP Zulham Effendy.

Tersangka BD menawarkan prostitusi dengan iming-iming threesome itu terinspirasi film porno. Tersangka berfantasi melakukan hubungan dengan korban yang baru berusia 16 tahun (yang awalnya dia klaim sebagai istrinya) bersama laki-laki lain.

“Dari keterangan awal dia bilang itu istrinya. Laki-laki hidung belang yakin mau. Korban sendiri juga minta foto kliennya. Bila sepakat ditentukan satu tempat (hotel),” katanya. 

Dalam kasus ini, polisi juga sudah menyita sejumlah barang bukti yang memberatkan tersangka, antara lain ponsel milik tersangka maupun milik korban.

Tersangka BD sudah tiga kali melibatkan M dalam layanan threesome yang dia jalankan. Kini tersangka mendekam di tahanan Polda Jatim. (Sugeng/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top