Modus Jual Traktor Gapoktan, Pelaku Penipuan Ditangkap Team Tekab 308 Polres Lamteng

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., mengatakan, aksi penipuan ini bermula saat korban didatangi pelaku menawarkan traktor bajak bantuan dari pemerintah.



GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - KWN alias Sutris (47) warga Kampung Purwajaya, Kecamatan Banjarmargo, Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung, pelaku penipuan modus menjual 1 unit traktor kepada korbannya ditangkap Tekab 308 Polres Lampung Tengah.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., mengatakan, aksi penipuan ini bermula saat korban Tubi warga Kampung Umanagung, Kecamatan Bandarmataram, Kabupaten Lampung Tengah didatangi pelaku menawarkan traktor bajak bantuan dari pemerintah.

Traktor bajak tersebut, menurut pengakuan pelaku, diperuntukkan untuk Gapoktan yang ada di wilayah Tulangbawang. Untuk memperdaya korban, pelaku juga menjanjikan bahwa traktor bajak tersebut aman dan tidak bermasalah, hingga membuat korban tergiur.

Untuk pembelian 2 unit traktor bajak itu, korban memberikan uang secara bertahap hingga total yang diberikan ke pelaku sebesar Rp240 juta. Setelah uang sudah diberikan kepada pelaku, traktor bajak yang janjikan tersebut tidak juga kunjung diberikan kepada korban.

"Dengan adanya kejadian tersebut, korban melapor ke polisi dengan membawa bukti penyerahan tranfer uang ke pelaku," jelas Edi.

Dengan adanya laporan dari korban, selanjutnya Team Tekab 308 Polres Lampung Tengah dipimpin Kanit Resum Ipda Doni, S.TrK., melakukan penyelidikan dan mendapatkan Informasi bahwa pelaku KWN alias Sutris berada di daerah Gunungsugih.

"Pelaku kita tangkap di Jalan Gunungsugih Raya, Senin, 22 Maret 2021, dan langsung di bawa Ke Polres Lampung Tengah untuk penyidikan lebih lanjut," terang Edi Qorinas.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 KUHPidana Jo Pasal 64 KUHPidana dan atau Pasal 372 Jo Pasal 64 KUHPidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top