Militan Bunuh 11 Tentara dan 11 Lainnya Hilang dalam Penyergapan di Mali

Militan Islam, yang merebut gurun Mali utara pada tahun 2012 sebelum didorong kembali oleh pasukan pimpinan Prancis pada tahun berikutnya, telah meningkatkan serangan di utara dan tengah dalam beberapa tahun terakhir.

Ilustrasi

BAMAKO, IPHEDIA.com - Sebelas tentara Mali tewas dan 11 lainnya hilang setelah militan Islam menyergap patroli di gurun utara, kata militer pada Selasa waktu setempat.

Empat belas tentara juga terluka, delapan di antaranya parah, dalam serangan di wilayah utara Gao pada Senin, kata militer dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan bahwa tujuh militan tewas dalam baku tembak berikutnya.

Militan Islam, yang merebut gurun Mali utara pada tahun 2012 sebelum didorong kembali oleh pasukan pimpinan Prancis pada tahun berikutnya, telah meningkatkan serangan di utara dan tengah dalam beberapa tahun terakhir. Banyak yang terkait dengan al Qaeda atau ISIS.

Tahun lalu adalah yang paling mematikan dalam catatan Mali karena serangan oleh para militan, kekerasan balas dendam antara kelompok etnis yang bersaing dan pembunuhan oleh pasukan keamanan, menurut data yang dikumpulkan oleh Proyek Lokasi Konflik Bersenjata & Data Peristiwa (ACLED), melansir Reuters.

Para militan juga menggunakan Mali sebagai pangkalan untuk memperluas operasi mereka ke negara tetangga, Burkina Faso dan Niger, menentang upaya pasukan regional, Prancis dan PBB untuk menahan mereka. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top