Menparekraf Berharap Kuliner Jambi Bisa Bangkitkan Ekonomi Kreatif dan Buka Lapangan Kerja

Pada pembukaan Festival Kuliner Nusantara Jambi, secara daring Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, berharap kuliner di Jambi selain membangkitkan ekonomi kreatif sekaligus peluang usaha juga dapat membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.



JAKARTA / JAMBI, IPHEDIA.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Provinsi Jambi, menggelar Festival Kuliner Nusantara Jambi, Sabtu, yang terlaksana berkat kolaborasi Lembaga Kebangsaan ILUNI UI dengan ILUNI UI Wilayah Jambi dan Pemkot Jambi.

Pada pembukaan Festival Kuliner Nusantara Jambi, secara daring Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, berharap kuliner di Jambi selain membangkitkan ekonomi kreatif sekaligus peluang usaha juga dapat membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

"Saya berharap kuliner Jambi dan nusantara bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujar Sandiaga Salahuddin Uno. 

Sementara itu dalam kesempatan ini, selain mengenalkan kuliner khas Jambi, Wakil Walikota (Wawako) Jambi, Maulana, juga memperkenalkan berbagai potensi daerah di Jambi.

Dikatakannya, Kota Jambi memiliki sejarah yang panjang. Berbagai hal yang bisa dieksplorasi dari Jambi mulai dari peninggalan sejarah misalnya situs tertua Candi Muara Jambi, sejarah melayu hingga perkembangan bidang religi khususnya agama Islam.

"Tadi Pak Menteri sampaikan kita punya situs tertua yaitu Candi Muara Jambi, dan terluas di Asia. Kemudian juga sejarah Melayu yang luar biasa," katanya.

Menurut Wawako Jambi, sejarah budaya ini mempunyai nilai yang luar biasa di dunia untuk diangkat ke permukaan supaya masyarakat di dunia mengenalnya lebih luas lagi. Kota Jambi juga menjadi pusat perkembangan di bidang religi perkembangan Islam di Kota Seberang.

"Kita punya situs-situs sejarah yang sudah ratusan tahun, masjid, pondok pesantren, pemakaman para ulama yang dulu menyebarkan Islam di Tanah Melayu. Sejarah budaya ini punya nilai biasa di dunia untuk kita angkat ke permukaan supaya masyarakat di dunia mengenal lebih luas lagi," ujarnya.

Untuk mendukung wisata, jelas dia, Jambi juga didukung berbagai fasilitas seperti 91 unit hotel, 342 unit restoran, 327 unit jasa keuangan untuk mendukung proses pariwisata, akses penerbangan sebanyak 18 kali sehari dan 121 unit pelayanan kesehatan. (man/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top