Menkes Sebut Cegah Pandemi Covid-19 Butuh Perubahan Prilaku

“Sesudah ada pandemi, juga harus ada perubahan perilaku. Semua pandemi memang terjadi perubahan perilaku. Itu yang penting dalam menghadapi pandemi,” kata Menkes saat memantau vaksinasi massal tahap kedua di Auka Poltekkes, Provinsi Bengkulu.



BENGKULU, IPHEDIA.com – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan penanganan dan pencegahan Covid-19 bukan hanya dari vaksin namun juga dari perubahan perilaku.

“Sesudah ada pandemi, juga harus ada perubahan perilaku. Semua pandemi memang terjadi perubahan perilaku. Itu yang penting dalam menghadapi pandemi,” kata Menkes saat memantau vaksinasi massal tahap kedua di Auka Poltekkes, Provinsi Bengkulu, Kamis.

Budi Gunadi berpesan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, meskipun jumlah kasus mulai melandai.

Menkes menjelaskan mengapa orang yang sudah disuntik vaksin masih bisa terpapar virus corona atau Covid-19. "Ada pesan yang harus saya sampaikan. Vaksinasi tidak langsung membuat bapak ibu jadi Superman," ujar Budi Gunadi. 

Menurutnya, vaksin yang sudah disuntikkan ke tubuh baru bekerja efektif 28 hari setelah penyuntikan dosis kedua. 

Selain itu, penerima vaksin harus tetap mematuhi protokol kesehatan, misalnya menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. "Jadi, kalau sudah divaksin jangan merasa sudah aman," pesan Menkes.

Untuk diketahui, dalam vaksinasi masal di Bengkulu ini diikuti oleh petugas pelayanan publik, di antaranya Pegawai Negeri Sipil (PNS), Satpol PP, juga puluhan wartawan dari PWI Provinsi Bengkulu. (man/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top