-->

Ketua MKKS SMA Berharap Paskibraka Asal Lamteng Bisa Bawa Nama Baik Sekolah dan Daerah

"Dalam seleksi ini, anak-anak juga akan mendapatkan pengalaman dan pembinaan, terutama tentang pentingnya memiliki rasa nasionalisme yang kuat dan memiliki jiwa perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan negara RI," ujar Ketua MKKS SMA Lamteng.



GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Ketua MKKS SMA Lampung Tengah, Stepanus Wasito, S.Pd, M.Pd., berharap dengan adanya anak didik SMA dan SMK yang mengikuti seleksi Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka), ke depan bisa membawa nama baik asal sekolah dan daerahnya, baik ke provinsi maupun tingkat nasional.

"Dalam seleksi ini, anak-anak juga akan mendapatkan pengalaman dan pembinaan, terutama tentang pentingnya memiliki rasa nasionalisme yang kuat dan memiliki jiwa perjuangan untuk mempertahankan kedaulatan negara RI," ujar Ketua MKKS SMA Lamteng, Kamis.

Stepanus Wasito menyampaikan, walaupun SMA dan SMK di bawah naungan provinsi, namun Pemda kabupaten juga lebih memperhatikan anak didik, terutama SLTA yang ada di kabupaten ini.

Di ketahui sebelumnya, seleksi Paskibraka tahun ini diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari anak-anak SMA dan SMK di Kabupaten Lampung Tengah. Seleksi Paskibraka yang dipusatkan di Sesat Agung Nuwo Balak, Gunungsugih ini dibuka Wakil Bupati Lamteng, dr Ardito Wijaya, Selasa, 16 Maret 2021.

Saat membuka seleksi Paskibraka tersebut, Wakil Bupati Lamteng, dr Ardito Wijaya, juga berharap kepada peserta supaya lebih semangat dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti seleksi.

Ardito Wijaya berpesan peserta Paskibraka agar fokus dalam mengikuti seleksi tersebut sehingga nantinya jangan ada penyesalan di kemudian hari. 

"Karena penyesalan itu tidak mungkin ada lebih dulu, tapi penyesalan itu akan berada di belakang," tutur Wakil Bupati Lamteng yang juga putra mantan Wali Kota Metro itu.

Sementara, Kadispora Kabupaten Lampung Tengah, Rahadian, dalam laporannya menyampaikan, bahwa seleksi Paskibraka tahun ini diikuti oleh 250 siswa-siswi SMA dan SMK di Kabupaten Lampung Tengah.

"Nantinya hanya diambil 35 anak yang terbaik dari 250 peserta yang telah lolos mengikuti seleksi," pungkasnya. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top