Ketua DPR RI Puan Maharani Ajak Anggota Dewan Tetap Produktif Usai Reses

Puan berharap Anggota Dewan dapat tetap produktif pada masa pandemi Covid-19, khususnya setelah menyerap aspirasi masyarakat pada masa reses lalu.

Ketua DPR RI, Dr (HC) Puan Maharani

JAKARTA, IPHEDIA.com - Ketua DPR RI, Dr (HC) Puan Maharani, mengajak seluruh Anggota DPR RI untuk dapat mengoptimalkan waktu secara optimal untuk dapat melaksanakan fungsi dan tugas konstitusional DPR RI dalam bertugas mengemban amanat masyarakat. 

Puan berharap Anggota Dewan dapat tetap produktif pada masa pandemi Covid-19, khususnya setelah menyerap aspirasi masyarakat pada masa reses lalu.

Sebelum membacakan Pidato Pembukaan Masa Persidangan IV tahun sidang 2020-2021 dalam Rapat Paripurna, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin, Puan mengatakan, masa reses merupakan waktu bagi Anggota DPR untuk lebih dalam melihat, merasakan dan mendengarkan suara masyarakat, khususnya di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

“Dalam masa sidang ini, agar kita dapat menggunakan waktu secara optimal untuk dapat melaksanakan fungsi dan tugas konstitusional DPR,” ujar Puan dalam keterangan persnya.

Dalam pidato Rapat Paripurna, Puan juga menyampaikan beberapa hal, di antaranya mengenai agenda DPR RI pada masa sidang ini, pembahasan sejumlah rancangan undang-undang dan pengawasan terhadap kinerja pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 dan mitigasi penanganan bencana alam.

Usai Rapat Paripurna, Puan melanjutkan aktivitasnya dengan menghadiri acara Pembukaan Pameran Foto dan Talkshow yang digelar Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia bertema “Kiprah Anggota Legislatif Perempuan, Jalan Harapan Bangsa” yang diselenggarakan di selasar Gedung Nusantara II, Senayan. (*)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top