-->

Kasus Suap Pengesahan RAPBD, 3 Mantan Pimpinan DPRD Jambi Dijatuhi Hukuman Berbeda

Ketiganya dijatuhi hukuman berbeda dalam kasus korupsi suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018 yang putusannya dibacakan majelis hakim dalam sidang terbuka untuk umum yang digelar virtual.



JAMBI, IPHEDIA.com - Sebanyak tiga mantan pimpinan DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019, masing-masing Cornelis Buston, AR Syahbandar dan Chumaidi Zaidi, divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Ketiganya dijatuhi hukuman berbeda dalam kasus korupsi suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018 yang putusannya dibacakan majelis hakim dalam sidang terbuka untuk umum yang digelar virtual, Selasa.

"Ketiganya terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama menerima hadiah atau janji dalam pengesahaan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018," kata Erika Sari Emsah Ginting selaku ketua majelis hakim saat membacakan putusannya.

Perbuatan terdakwa sesuai dakwaan subsidair pasal 12 a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Dalam putusannya, Cornelis Buston dihukum dengan pidana penjara selama 5 tahun dan 6 bulan, Chumaidi Zaidi dihukum 5 tahun penjara dan AR Syahbandar dihukum 4 tahun dan 6 bulan pidana penjara.

Selain itu, terdakwa juga dibebankan membayar uang pengganti, dengan rincian Cornelis Buston sebesar Rp100 juta subsidair 1 bulan dan Chumaidi Zaidi Rp400 juta. 

Apabila uang pengganti tidak dibayar dalam tempo satu bulan setelah putusan tetap maka harta benda dapat disita untuk dilelang. Dalam hal tidak mencukupi diganti dengan pidana penjara selama satu bulan kurungan.

Tak hanya itu, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun setelah menjalani hukuman pokok.

Atas putusan majelis hakim ini, melalui penasehat hukumnya ketiga terdakwa menyatakan fikir-fikir. Demikian pula dengan tim Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK). (man/ts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top