Junta Myanmar Bebaskan Ratusan Tahanan, Aktivis Anti Kudeta Serukan Pemogokan Diam-diam

Beberapa bus yang penuh dengan tahanan keluar dari penjara Insein Yangon pada pagi hari, kata saksi mata, termasuk pengacara untuk beberapa narapidana. Tidak ada kabar langsung dari pihak berwenang tentang berapa banyak tahanan yang dibebaskan.
 
Foto: AAP

YANGON, IPHEDIA.com - Junta Myanmar membebaskan ratusan demonstran yang ditangkap selama penumpasan brutal terhadap protes pada Rabu, sementara banyak bisnis di Yangon tetap tutup dan jalan-jalan sepi setelah aktivis anti-kudeta menyerukan pemogokan diam-diam.

Beberapa bus yang penuh dengan tahanan keluar dari penjara Insein Yangon pada pagi hari, kata saksi mata, termasuk pengacara untuk beberapa narapidana. Tidak ada kabar langsung dari pihak berwenang tentang berapa banyak tahanan yang dibebaskan. 

“Semua yang dibebaskan adalah mereka yang ditangkap karena protes, serta penangkapan malam atau mereka yang keluar untuk membeli sesuatu,” kata seorang anggota kelompok penasihat hukum yang mengatakan dia melihat sekitar 15 bus berangkat.

Kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) mengatakan setidaknya 2.000 orang telah ditangkap dalam tindakan keras militer terhadap protes terhadap kudeta 1 Februari.

Banyak bisnis ditutup di Yangon, dan beberapa kendaraan terlihat di jalan di kota terbesar negara itu, kata saksi mata, setelah seruan oleh aktivis pro-demokrasi untuk pemogokan diam-diam.

“Tidak ada jalan keluar, tidak ada toko, tidak ada pekerjaan. Semua ditutup. Hanya untuk satu hari,” kata Nobel Aung, seorang ilustrator dan aktivis, kepada Reuters.

“Penjual daging dan sayuran biasa di jalan tidak muncul,” kata seorang penduduk distrik Mayangone di kota itu. Tidak ada suara mobil, hanya suara burung.

Seorang guru di distrik Kyauktada mengatakan jalanan sepi. “Tidak banyak orang di jalan, hanya petugas pengantar air,” kata penduduk. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top