HD Ingatkan Pelaku UMKM untuk Selalu Promosikan Masakan Khas Sumsel

"Ini merupakan kreasi para anak muda untuk menumbuhkan ekonomi di Sumsel. Tapi, saya ingatkan kepada owner (pemilik), supaya jangan lupa dengan masakan khas Sumsel untuk mempromosikannya," ujar HD. 



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru (HD) mengatakan, dalam menjalankan usaha terutama bidang kuliner, snack perlu diperhatikan cita rasa, pelayanan yang prima kepada konsumen agar kesan yang dirasakan para pengunjung selalu dikenang. 

Hal tersebut diutarakannya pada saat menghadiri Grand Opening Rumah Loer UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman yang ditandai dengan pemotongan tumpeng  dan sekaligus gunting pita bertempat di Jalan Merdeka No 349 Palembang, Sabtu.

"Ini merupakan kreasi para anak muda untuk menumbuhkan ekonomi di Sumsel. Tapi, saya ingatkan kepada owner (pemilik), supaya jangan lupa dengan masakan khas Sumsel untuk mempromosikannya," ujar HD. 

Ditambahkannya, kegiatan usaha kuliner dan apapun itu harus ada barometernya, yaitu bagaimana keberlangsungan usaha tersebut dan bagaimana ekosistemnya antara usaha dengan masyarakat.    

"Saya selalu peduli terhadap keberlangsungan usaha UMKM serta selalu giat dan rajin mempromosikan beragam kuliner di akun Instagram pribadinya," imbuh HD. 

Di masa pandemi Covid-19 ini, dirinya berusaha untuk mendongkrak dan menstabilkan perekonomian UMKM.

"Selamat dan sukses dalam menjalankan dan mengelola usaha makanan dan Snack Beverage," tutupnya.

Hadir dalam Grand Opening Rumah Loer, antara lain Pemilik Rumah Loer, Mirza dan Nadya, Anggota DPR RI Periode 2004-2014, Hj Asmawati, para kepala OPD Provinsi Sumsel. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top