-->

Gubernur Sumsel: Utamakan Pembangunan Super Prioritas dan Berdampak Langsung dengan Masyarakat

Gubernur Sumsel mengatakan, pembangunan dikelompokkan menjadi dua kategori. Pertama, super prioritas yang artinya program pembangunan yang mangkrak. Kemudian, kedua prioritas artinya program pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.



PALEMBANG, IPHEDIA.com - Untuk menggerakkan roda perekonomian dan pembangunan, Gubernur Sumsel, H Herman Deru (HD), meminta kepada pemerintah kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan untuk mengutamakan pembangunan bersifat super prioritas dan prioritas.

Gubernur Sumsel mengatakan, pembangunan dikelompokkan menjadi dua kategori. Pertama, super prioritas yang artinya program pembangunan yang mangkrak. Kemudian, kedua prioritas artinya program pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat menerima Bupati Muratara, H Devi Suharton, dan Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud, terkait pembangunan infrastruktur di kedua kabupaten itu dalam usulan Bantuan Gubernur (Bangub) Sumsel di tahun 2021 di Ruang Rapat Gubernur, Senin.

"Sangat dibutuhkan pembangunan infrastruktur guna konektivitas antar penduduk. Biaya hidup sangat tinggi, karena jangkauan maupun hubungan terhambat membuat perputaran ekonomi mandek sehingga biaya hidup mahal," ujar HD. 

Untuk mengatasi jalan akibat kelebihan muatan, HD minta bupati mengajukan  Pergub terkait Over Dimension Over Load  atau ODOL, yaitu sebuah kondisi dimana barang dimuat di dalam kendaraan truk pengangkut barang mengalami kelebihan muatan. 

Sementara itu, Bupati Muratara, H Devi Suharton mengusulkan untuk Bangub 2021 di daerahnya, di antaranya pembangunan jalan dan jembatan, pembangunan pasar induk, terminal/rest area, perpustakaan daerah dan amnesti pariwisata Danau Rayo. 

Sedangkan, Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud, mengusulkan anggaran BPJS di wilayah Mura untuk mencapai tujuan program universal health coverage (UHC), percepatan pembangunan infrastuktur pasar dan pembangunan Rumah Sakit Muara Beliti. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top