Gubernur Bangka Belitung Minta Jangan Ada Lagi Kabupaten yang Lambat Vaksinasi

"Kabupaten Belitung saya harap segera kebut vaksinnya. Jangan sampai realisasi tidak sesuai. Ayo, tolong dipercepat," pinta Gubernur Erzaldi saat meninjau proses vaksinasi bagi guru SMK/SMA dan lansia se-Belitung di Puskesmas Rahat, Tanjung Pandan.



TANJUNG PANDAN, IPHEDIA.com - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, meminta agar Kabupaten Belitung menyegerakan vaksinasi Covid-19. 

Gubernur tidak ingin ada keterlambatan dalam proses vaksin kepada masyarakat, dan Kabupaten Belitung mendapat atensi khusus dari dirinya.

"Kabupaten Belitung saya harap segera kebut vaksinnya. Jangan sampai realisasi tidak sesuai. Ayo, tolong dipercepat," pinta Gubernur Erzaldi saat meninjau proses vaksinasi bagi guru SMK/SMA dan lansia se-Belitung di Puskesmas Rahat, Tanjung Pandan, Sabtu.

"Soalnya kalau telat realisasinya, alokasi vaksin ini bisa-bisa dialih ke kabupaten/kota lain. Kita dak mau sampai jatah vaksin kita, hilang," tambahnya.

Erzaldi kembali mengingatkan semua pihak agar jangan sampai proses vaksin lambat dan tidak tepat sasaran. Ia minta dahulukan lansia, kemudian pelayanan umum, TNI, Polri, ASN, bandara, serta pelaku pariwisata yang menjadi andalan Kabupaten Belitung.

"Saya minta percepatan, jangan sampai kita tidak bisa mendatangkan vaksin gara-gara ada yang masih bersisa," seru Bang ER kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung. 

Saat ini, Kabupaten Belitung masih menyisakan stok vaksin sebanyak 2.100 vial, yang membutuhkan sekitar 2.000 sasaran yang harus divaksin. Vaksinasi yang dilakukan hari ini menyasar guru-guru SMK/SMA dan lansia yang berjumlah 300 orang.

Gubernur di kesempatan itu memberi apresiasi kepada Kabupaten Belitung Timur sebagai kabupaten yang cepat dalam urusan vaksin.

Menurutnya, persentase vaksin sebanyak-banyaknya sangatlah penting. Karena itu bisa menjadi barometer berkurangnya orang yang terpapar virus ini.

Kata Bang ER, Kabupaten Belitung memang sedikit terlambat. Hal ini adalah kekeliruan yang harus segera diubah sehingga tidak berdampak ke kabupaten lain. 

Vaksin Covid-19 akan dikirim kembali berdasarkan data input pelaksanaan dan data input stok vaksin yang disampaikan secara online. Jika stok vaksin berbeda dengan yang diinput, hal ini mengakibatkan data yang tidak seimbang antara yang disuntik dengan stok vaksin yang ada.

Diketahui, dari press release Jubir Vaksinasi Covid-19 Babel, bahwa dari data Jumat, 12 Maret 2021, target capaian vaksinasi Kabupaten Belitung untuk kategori pelayan publik sebesar 0,89 persen dan untuk kategori lansia di angka 0.02 persen. (ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top