FKUB Lampung Imbau Masyarakat Jaga Toleransi dan Kerukunan Antar Umat Beragama

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, Burhanuddin mengatakan, Isra Miraj menjadi momen bersejarah bagi umat Islam.



BANDARLAMPUNG, IPHEDIA.com - Pada peringatan Isra Miraj 1442 Hijriah yang jatuh pada Kamis, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, Burhanuddin mengatakan, Isra Miraj menjadi momen bersejarah bagi umat Islam. Isra Miraj prosesi relaksasi spiritual guna meningkatkan derajat Muhammad menjadi insan kamil, insan paripurna, insan yang konsisten menghambakan diri hanya kepada Allah SWT.

"Simbolisasinya adalah melalui ritual salat 5 kali sehari semalam, dan dalam hadis nabi dipertegas bahwa salah satu indikator insan kamil umat terbaik di mata Allah adalah orang yang paling banyak memberikan kontribusi positif terhadap sesama, anfa'ukum linnas, bahasa hadisnya," kata dia.

Untuk itu, Burhanuddin berharap peringatan Isra Miraj ini mampu mengingatkan umat Islam untuk selalu bersikap toleransi dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan bernegara serta tetap menjaga kemurnian akidah.

Saat yang sama juga, kata dia, memahami dan menghormati bahwa di sekitar juga terdapat penganut agama serta kepercayaan yang berbeda, maka dari itu, harapannya untuk bisa hidup rukun dan damai dalam masyarakat yang plural merupakan sebuah keniscayaan.

Dikatakannya, Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah yang pluralisme dimana semua suku, agama, dan budaya tetap bisa hidup berdampingan dan menjaga keunikan budayanya masing-masing tanpa ada perseteruan.

"Inilah aplikasi dan manifestasi insan kamil pada masyarakat plural nan modern, seperti masyarakat Lampung yang kita cintai," jelas Burhanuddin. (riz/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top