Dua Pria yang Mengaku Bisa Memanggil Malaikat Kembali Insaf ke Ajaran Islam

Awalnya diketahui oleh masyarakat bahwa Mijan Diharjo diduga bisa memanggil malaikat dan rasulnya kapan pun dia mau. Ajarannya itu kemudian diturunkan juga ke muridnya Adiyanto. Setelah mendapat masukan dari sejumlah pihak dan menyadari kesalahannya, lalu kedua orang ini insaf.



RUMBIA, IPHEDIA.com - Mijan Diharjo (59) dan muridnya Adiyanto (45) warga Kampung Renobasuki, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, yang menyimpang dari syariat Islam, kembali insaf dan mengucapkan dua kalimat Syahadat.

Awalnya diketahui oleh masyarakat bahwa Mijan Diharjo diduga bisa memanggil malaikat dan rasulnya kapan pun dia mau. Ajarannya itu kemudian diturunkan juga ke muridnya Adiyanto. Setelah mendapat masukan dari sejumlah pihak dan menyadari kesalahannya, lalu kedua orang ini insaf.

"Keduanya kembali ke ajaran Islam yang sebenarnya, dua orang tersebut mengucap dua kalimat Sahadat di Musholah At Taufiq Polsek Rumbia," kata Kapolsek Rumbia, Iptu Heri Susanto, SH, MH., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Rabu. 

Setelah membaca dua kalimat Syahadat, dua orang tersebut juga membuat pernyataan tertulis yang isinya dengan sadar dan keinsyafan hati bahwa ajaran yang mereka yakini adalah tidak benar dan bertentangan dengan syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. 

Selain itu, keduanya berjanji bahwa tidak akan mengamalkan lagi dan tidak akan berdakwah atau menyebarluaskan ajaran yang dianut semula, dan menyatakan ishlah atau bertaubat untuk kembali ke ajaran syariat Islam yang benar dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. 

Dikatakan Heri, Mijan yang mengaku bisa memanggil malaikat dan rasulnya kapan pun dia mau itu diketahui setelah mendapat laporan dari masyarakat. 

Setelah diberikan penyuluhan dan masukan akhirnya Mijan Diharjo dan Adiyanto dengan kesadaran sendiri datang ke Polsek Rumbia dan mengucapkan dua kalimat Syahadat di Musholah At Taufiq Polsek Rumbia dengan disaksikan Forpimcam, Selasa.

"Semoga insafnya Mijan Diharjo dan muridnya Adiyanto ini, bisa dijadikan pembelajaran dirinya untuk kembali ke ajaran Islam yang sebenarnya," pungkas Kapolsek Rumbia, Iptu Heri Susanto.

Pengucapan dua kalimat Sahadat oleh kedua orang ini di Musholah At Taufiq Polsek Rumbia disaksikan Kapolsek Rumbia Iptu Eko Heri Susanto SH, MH., Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lampung Tengah M Angga Mahatama, SH, MH., Kadis Pendidikan Lamteng Syarif Kusen, Spd, MM. 

Selain itu, hadir juga menyaksikan, Jaksa Fungsional pada Seksi Intelijen Kejari Lamteng R Nurdiansyah SH, MH., Kanit IV Kamneg Sat Intelkam Polres Lamteng Ipda Jufriyanto, S.IP., Kanit V Ranmor Sat Intelkam Polres Lamteng Aiptu Hatami dan Sekretaris MUI Lamteng Syahri Munir.

Kemudian, Dinas Pendidikan Lamteng Heri Mulyadi, S.Pd., Kesbangpol Lamteng Sugandi, Kemenag Gunungsugih Khairil A Pohan,  Binda Lamteng Yogi dan Camat Rumbia I Nyoman Gunadi, Y.P.SP. MM.

Di kesempatan itu, hadir pula Danramil Rumbia diwakili Serka Suparto serta Ketua MUI Rumbia Kyai Imam Hanafi, Ketua MWCNU Rumbia H Suyono, Ketua KUA Rumbia, H Kasimun, S. Ag., dan Tokoh Agama Kecamatan Rumbia Kyai Rohmat. (Bi2t/ Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top