Dua Kali Keluar Masuk Bui, DPO Pelaku Curat Ditangkap Tekab 308 Polres Lamteng

Kali ini, Hipni yang sempat buron itu kembali ditangkap Team Tekab 308 Polres Lampung Tengah karena melakukan pencurian di rumah Sipar, seorang purnawirawan TNI di Dusun V Kampung Sidowaras, Kecamatan Bumiratu Nuban, Kabupaten Lamteng.



GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Sudah dua kali masuk penjara, rupanya tidak membuat Hipni (45) warga Banjar Ratu, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah (Lamteng), Provinsi Lampung ini jera. 

Kali ini, Hipni yang sempat buron itu kembali ditangkap Team Tekab 308 Polres Lampung Tengah karena melakukan pencurian di rumah Sipar, seorang purnawirawan TNI, di Dusun V Kampung Sidowaras, Kecamatan Bumiratu Nuban, Kabupaten Lamteng.

Tertangkapnya pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) tersebut bermula setelah tertangkapnya tiga pelaku lainya, yakni Komang Kawi, Mat dan Marjuli, yang sekarang sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Gunungsugih. 

Saat itu, pelaku melakukan aksinya dengan cara masuk dan merusak kunci garasi rumah milik Sipar dan mengambil dua unit sepeda motor Honda Vario warna hitam Nopol BE 8091 IN dan motor Vario warna hitam Nopol BM 6855 OW, pada Sabtu, 11 April 2020 lalu. 

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., menjelaskan, dengan dipimpin Kateam Opsnal Aiptu Mucksin yang melakukan penyelidikan, keberadaan Hipni terendus polisi berada di rumah.

"Team Tekab 308 langsung menangkap pelaku di rumahnya, Jumat, 19 Maret 2021," kata Edi Qorinas, Sabtu.

Karena mendapatkan perlawanan dari pelaku dan keluarganya menghalang-halangi, bahkan berusaha berontak untuk kabur, akhirnya pelaku dilumpuhkan petugas dengan tindakan tegas terukur dan diberikan tindakan medis.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

"Untuk barang bukti, berupa sepeda motor milik korban sudah dilimpahkan dalam perkara tiga pelaku yang sudah lebih dulu ditangkap dan kini sedang menjalani hukuman," pungkas Edi. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top