DPO 5 Tahun, Pelaku Curat Sapi Ditangkap Tekab 308 Polres Lampung Tengah

"Pelaku pencurian ternak sapi ini ditangkap Team Tekab 308 Polres Lampung Tengah dipimpin Katim Tekab Aiptu Muchksin pada Senin, 22 Maret 2021," kata Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH.



GUNUNGSUGIH, IPHEDIA.com - Setelah lima tahun masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), Team Tekab 308 Polres Lamteng menangkap MHD alias Hadi (30) warga Dusun Kertarejo, Kampung Karangjawa, Kecamatan Anakratu Aji, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

"Pelaku pencurian ternak sapi ini ditangkap Team Tekab 308 Polres Lampung Tengah dipimpin Katim Tekab Aiptu Muchksin pada Senin, 22 Maret 2021," kata Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Edi Qorinas, SH, MH., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, S.Ik, SH., Selasa.

Menurut Kasat Reskrim, pelaku ini sudah menjadi target DPO Polres Lampung Tengah. Keberadaannya cukup licin, sehingga Team Tekab 308 harus berhati–hati. Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat hendak kabur dari rumah dan melakukan perlawanan, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur.

Pelaku MHD alias Hadi ditangkap berdasarkan keterangan pelaku Sul yang telah tertangkap terlebih dulu dan sudah menjalani hukuman. Pelaku ditangkap atas laporan korban Mulyono (50) warga Dusun IV Kampung Bandarputih Tua, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah. 

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Kamis, 18 Februari 2016 lalu. Saat itu ketika korban bangun tidur sekira pukul 07.00 WIB, ia melihat jendela rumah bagian belakang dan pintu kandang sapinya telah terbuka. Begitu dilihat, 3 ekor sapi miliknya yang berada di dalam kandang sudah tidak ada. Atas kejadian ini korban melapor ke kepolisian. 

"Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku di bawa ke Polres Lampung Tengah untuk penyidikan lebih lanjut. Pelaku kita jerat dengan Pasal 363," terang Edi Qorinas. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top