Terima Kunjungan Dubes Azerbaijan, Ini Kata Ketua PWI Pusat

“Dalam kunjunganya itu untuk membahas beberapa strategis  kerjasama antara PWI dengan Pemerintah Azerbaijan,’’ kata Atal, didampingi oleh Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Nurjaman Mochtar, dan Direktur Sekolah Jurnalisme Indonesia Ahmed Kurnia.



JAKARTA, IPHEDIA.com - Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, menerima kunjungan H.E Jalal Mirzayev, Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia merangkap untuk Singapura, Filipina, dan Timor Leste di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Jumat petang.

“Dalam kunjunganya itu untuk membahas beberapa strategis  kerjasama antara PWI dengan Pemerintah Azerbaijan,’’ kata Atal, didampingi oleh Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Nurjaman Mochtar, dan Direktur Sekolah Jurnalisme Indonesia Ahmed Kurnia.

Kedatangan Duta Besar Mirzayev tersebut didampingi Konselor Kedubes Azerbaijan Ms Gultakin Habibli dan staf lokal Kedubes Azerbaijan di Jakarta Ms Annisa. 

“Kami berharap program kerja sama ini dapat mempererat hubungan antar kedua negara, khususnya di bidang media,’’ ujar Duta Besar Mirzayev. 

Menurut dia, media adalah mitra strategis yang dapat menyampaikan informasi dari masing-masing negara secara komprehensif. Pada kesempatan itu, Duta Besar Mirzayev menawarkan kerjasama dalam bentuk pertukaran kunjungan wartawan. 

“Kami akan mengundang sejumlah wartawan Indonesia untuk berkunjung ke Azerbaijan. Sebaliknya, kami akan mendatangkan wartawan asal Azerbaijan ke Indonesia,’’ katanya lagi.

Selain pertukaran kunjungan wartawan, Duta Besar Mirzayev juga mengajak PWI Pusat untuk bekerja sama dalam penyelenggaraan perayaan 880 tahun penyair asal Azerbaijan, yaitu Nizami Ganjavi yang membuat kisah epik Laila Majnun, cerita cinta legendaris yang memengaruhi sejarah kesusastraan dunia. 

Penyair yang memiliki nama lengkap Jamaluddin Abu Muhammad Ilyas ini, lahir di kota Ganja yang saat ini masuk bagian Republik Azarbeijan. "Cerita Laila Majnun ini sangat dikenal di Indonesia. Namun, banyak yang tidak tahu pengarangnya berasal dari Azerbaijan,’’ kata Duta Besar Mirzayev.

Dalam pertemuan itu disepakati akan dibuat lomba penulisan esai tentang kisah Laila Majnun karya Nizam Ganjavi. “Kami akan mengundang para wartawan seluruh Indonesia untuk ikut lomba penulisan esai ini. Pemenangnya akan mendapatkan hadiah menarik,’’ jelas Atal. (Bi2t/rls/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top