-->

Cabuli Adik Teman, Pelaku Ditangkap Polsek Trimurjo

Kapolsek Trimurjo, AKP A Pancarudin, mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, menjelaskan kasus ini terkuak pada saat pelaku AM sedang melakukan pencabulan terhadap korban, dipergoki oleh pamannya Bunga di dalam rumah neneknya.

Ilustrasi

TRIMURJO, IPHEDIA.com - Inisial AM, warga Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, ditangkap Polsek Trimurjo karena melakukan pencabulan terhadap adik temannya --sebut saja korban namanya Bunga.

Kapolsek Trimurjo, AKP A Pancarudin, mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, menjelaskan kasus ini terkuak pada saat pelaku AM sedang melakukan pencabulan terhadap korban, dipergoki oleh pamannya Bunga di dalam rumah neneknya. 

"Pencabulan itu dilakukan diruang tamu rumah nenek korban. Kebetulan rumah orang tua Bunga bersebelahan dengan rumah neneknya," ujar Pancarudin, Selasa.

Awalnya, DMS paman korban tidak sengaja keluar dari kamarnya dan terkejut melihat keponakannya Bunga sudah berada di atas pangkuan pelaku dengan saling berhadapan.

Melihat hal itu paman korban spontan berteriak marah sembari menendang AM. "Pelaku langsung melarikan diri," terang Kapolsek.

Menurut pengakuan pelaku AM, dirinya sering bermain ke rumah Bunga yang kebetulan pelaku dan kakak korban sudah saling kenal dan akrab. Rupanya pelaku sering bermain ke rumah korban ada maksud tertentu.

Modus pelaku AM pada saat itu datang ke rumah Bungan tujuanya mencari kakak pertama korban ASP, akan tetapi tidak berada di rumah. Karena ASP kakak korban tidak ada, pelaku pada kesempatan itu mengajak korban Bunga bermain ke rumah neneknya. 

Pelaku yang saat itu hanya menggunakan kaos singlet dan celana pendek membujuk rayu korban dengan cara memberikan uang jajan Rp2000 kepada Bunga. Selanjutnya, pelaku melepaskan celana pendek dan celana dalam korban serta melakukan pencabulan dengan cara memangku Bunga. 

Kepada polisi, pelaku mengaku sudah mencabuli korban sebanyak tiga kali, yang akhirnya perbuatannya dipergoki oleh paman korban. Pelaku ditangkap di rumahnya pada Sabtu, 6 Maret 2021 sekira jam 00.50 WIB. 

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti, berupa 1 helai kaos singlet warna cream ukuran anak kecil, 1 helai celana dalam anak kecil warna pink gambar Anggribet dan 1 helai celana pendek anak kecil warna pink.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat Pasal 81 Ayat (1), Pasal 81 Ayat (2), Pasal 82 Ayat (1) UU RI Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002.

Kemudian, Pasal 76D dan 76E tentang perlindungan anak dan UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak diancam hukuman penjara paling lama 15 tahun penjara. (Bi2t/Ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top