Bupati dan FHT Siap Bersinergi Memperjuangkan Kesejahteraan Honorer

Dalam kesempatan itu, Pengurus FHT & GKTHK 35+ siap mendukung penuh visi dan misi Bupati Tanjungjabung Barat Periode 2021-2024 menuju TANJUNG JABUNG BARAT BERKAH dengan memberikan masukan serta menyampaikan aspirasi dari tenaga honorer. 



KUALATUNGKAL, IPHEDIA.com - Pengurus Forum Honorer Tanjungjabung Barat dan perwakilan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori Usia 35 Tahun (GTKHNK 35+) Kabupaten Tanjungjabung Barat melakukan audiensi dan silahturahmi dengan Bupati Tanjabbar, Drs KH Anwar Sadat, M.Ag., di ruang kerja, Jumat.

Bupati Tanjabbar menyambut kedatangan para pengurus dan perwakilan honorer dari tenaga teknis, kesehatan dan pendidikan. Dalam kesempatan itu, Pengurus FHT & GKTHK 35+ siap mendukung penuh visi dan misi Bupati Tanjungjabung Barat Periode 2021-2024 menuju TANJUNG JABUNG BARAT BERKAH dengan memberikan masukan serta menyampaikan aspirasi dari tenaga honorer.

Pengurus FHT & GKTHK 35+ Pertama, mengusulkan kepada pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KemenPAN-RB melakukan pendataan kembali tenaga honorer non kategori yang masih aktif dan sudah lama mengabdi minimal masa kerja 5 tahun untuk masuk dalam database pusat agar bisa mengikuti Penerimaan PPPK.

Kedua, menindaklanjuti surat dukungan dari bupati terdahulu perihal permohonan kepada Presiden RI agar mengeluarkan Keppres untuk guru dan tenaga kependidikan honorer non kategori usia di atas 35 tahun menjadi PNS tanpa tes dan dituangkan dalam bentuk undang-undang.

Ketiga, melaksanakan kembali rekrutmen PPPK tahap kedua dengan mengakomodir formasi untuk tenaga teknis pada tahun 2022. Keempat, memastikan agar semua tenaga honorer terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan jaminan keselamatan kerja dan bantuan subsidi gaji dari pemerintah pusat.

Kelima, melibatkan secara aktif peran Forum Honorer Tanjungjabung Barat dalam rencana dan penyusunan rekrutmen PPPK dan ASN yang dilakukan oleh dinas terkait.
 Keenam, meminta kepada bupati agar mengeluarkan surat edaran kepada OPD untuk tidak lagi menerima Tenaga Honorer Baru (TKK) kecuali jika ada penerimaan tenaga honorer resmi atau kebutuhan tenaga ahli yang harus dipenuhi di OPD tersebut.

Ketua FHT Hendra Novariadi, S.Kom., dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat atas telah dilantikan Drs KH Anwar Sadat, M.Ag., dan Hairan, SH., sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Periode 2021-2024 oleh Pj Gubernur Provinsi Jambi pada tanggal 26 Februari 2021. 

"Kami berharap di bawah kepemimpinan Bapak nasib tenaga honorer bisa diperhatikan dan menjadi bagian dari program pemerintah ke depan. FHT siap bersinergi untuk membantu pemerintah daerah dalam memberikan data yang valid tentang kondisi tenaga honorer yang ada di Tanjab Barat saat ini," katanya.

Dalam pertemuan tersebut bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengurus honorer yang siap bersinergi dan mendukung program pemerintah.

"Terkait kesejahteraan honorer ini akan menjadi PR dan perhatian khusus bagi kami, namun untuk tahun ini 2021 tidak ada penerimaan PPPK, kita akan pelajari dulu prosedurnya dan Insya Allah akan kita usahakan pada tahun 2022 nanti," kata bupati (Vid/Ip) 

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top