Babel Tingkatkan Potensi Sumber Daya Pesisir dengan Menjadikannya Kawasan Mina Wisata

Gubernur Erzaldi berencana akan membangun dermaga dan TPI di kawasan ini apabila mendapat lampu hijau dari PT Timah, dikarenakan kawasan pantai Desa Kebintik merupakan kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.



KEBINTIK, IPHEDIA.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meningkatkan potensi sumber daya di wilayah pesisir dengan menjadikannya sebagai kawasan Mina Wisata, perpaduan antara perikanan dan pariwisata dengan tujuan memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat.

"Kita liat sendiri aktifitas mereka (para nelayan) ini kurang lebih 1 kilometer. Selama ini ketika pasang surut laut, mereka membawa hasil tangkapan dengan menggunakan tongkang kecil. Hal ini cukup menyita waktu dan menambah pengeluaran biaya, hasil tangkapan pun berkurang, sehingga tidak terjadi efisiensi," ujar Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman.

Hal itu disampaikan Gubernur Babel saat meresmikan Kawasan Mina Wisata di Pantai Sampur, Desa Kebintik, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa.

Terkait dengan aspirasi para nelayan, Gubernur Erzaldi berencana akan membangun dermaga dan TPI di kawasan ini apabila mendapat lampu hijau dari PT Timah, dikarenakan kawasan pantai Desa Kebintik merupakan kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah. Pemprov Babel dan Pemkab Bateng harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan perusahaan BUMN tersebut. 

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng), Herry Erfian menyebutkan, Pemkab Bateng akan mengakomodir para nelayan supaya mereka dapat menjalankan usahanya lebih baik. 

"Kawasan ini kita bisa membuat dermaga, bisa membuat TPI, kita bangun kawasan kuliner, kita akan buat suatu kawasan terintegrasi bisa untuk wisata dan nelayan sebagaimana mestinya," ungkap Wabub Herry Erfian dihadapan para nelayan. 

Menurut Wabup Herry Erfian pada dasarnya dirinya ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat, sehingga akan menata kawasan ini, baik itu berupa tempat beraktivitas nelayan seperti TPI, dan aktivitas lainnya akan terakomodir nantinya.

Pada kesempatan yang sama, Asuy salah seorang nelayan berharap kepada pemerintah agar TPI di Desa Kebintik segera di legalkan supaya nelayan bisa beraktivitas dengan nyaman. Selain itu, dirinya meminta kepada pemerintah supaya dapat membantu para nelayan di bidang permodalan usaha.

"Kami ne ngarap (kami berharap) Pak Gubernur dan Bupati agar TPI kami ne (ini) disahkan, jadi kami aman dalam beraktivitas sebagai nelayan di sini," ungkapnya. (ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top