-->

Australia Kritik Perubahan Elektoral Hong Kong

"Sangat penting bahwa orang-orang Hong Kong memiliki saluran untuk menjalankan kebebasan dasar ekspresi politik mereka," kata Payne dalam sebuah pernyataan.

Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne (Foto: Reuters)

SYDNEY, IPHEDIA.com - Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne, pada Jumat menyatakan keprihatinan serius atas perubahan China pada sistem pemilihan umum Hong Kong, dengan mengatakan reformasi tersebut melemahkan lembaga-lembaga demokrasi Hong Kong.

"Sangat penting bahwa orang-orang Hong Kong memiliki saluran untuk menjalankan kebebasan dasar ekspresi politik mereka," kata Payne dalam sebuah pernyataan.

Parlemen China pada Kamis menyetujui rancangan keputusan untuk mengubah sistem pemilihan Hong Kong, yang selanjutnya mengurangi perwakilan demokratis di lembaga-lembaga kota dan memperkenalkan mekanisme untuk memeriksa kesetiaan politisi kepada Beijing.

Amerika Serikat pada Kamis mengutuk perubahan tersebut dan memperkirakan pembicaraan "sulit" dengan diplomat top China minggu depan.

Ada sekitar 100.000 warga Australia yang tinggal di Hong Kong, salah satu komunitas ekspatriat terbesar di Australia, melansir Reuters.

Mantan anggota parlemen pro-demokrasi Hong Kong Ted Hui tiba di Australia pada Senin, setelah melarikan diri dari Hong Kong akhir tahun lalu, dan mengatakan dia berencana untuk melobi gerakan pro-demokrasi. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top