AS Hadapi Serangan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya Terhadap Demokrasi, Kata Gedung Putih

Partai Demokrat telah berjuang untuk memperluas akses ke pemungutan suara melalui pemungutan suara awal, pemungutan suara melalui surat, dan langkah-langkah lainnya, upaya yang meluas ketika pandemi virus corona melanda.

Foto: Reuters

WASHINGTON, IPHEDIA.com - Pemerintahan Biden mendukung upaya Demokrat untuk merombak aturan pemungutan suara dan menyerahkan proses penarikan distrik kongres ke komisi independen pada Senin waktu setempat.

Upaya ini untuk mempertimbangkan pertarungan politik yang kemungkinan akan mendominasi Washington di tahun-tahun mendatang.

"Amerika Serikat menghadapi serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap demokrasi kita, upaya yang belum pernah terlihat sebelumnya untuk mengabaikan, merusak, dan membatalkan keinginan rakyat, dan serangan baru yang agresif terhadap hak suara yang terjadi saat ini di seluruh negeri," kata Kantor Manajemen dan Anggaran Presiden Joe Biden dalam sebuah pernyataan.

Dewan Perwakilan Rakyat akan memberikan suara dan kemungkinan akan mengesahkan RUU reformasi pemilihan umum, HR-1, secepatnya minggu ini. 

Rekan Demokrat Biden memiliki mayoritas di DPR, tetapi RUU itu tidak mungkin lolos ke Senat, di mana tindakan itu akan membutuhkan dukungan dari semua 50 anggota kaukus partai itu, ditambah 10 dari Partai Republik.

Partai Republik mengatakan undang-undang akan mengambil kekuasaan dari negara bagian dan meningkatkan kekhawatiran penipuan, melansir Reuters, Selasa.

Partai Demokrat telah berjuang untuk memperluas akses ke pemungutan suara melalui pemungutan suara awal, pemungutan suara melalui surat, dan langkah-langkah lainnya, upaya yang meluas ketika pandemi virus corona melanda.

Partai Republik telah memerangi upaya itu dan mengejar langkah-langkah untuk mengekang akses ke tempat pemungutan suara. 

Mantan Presiden Donald Trump, dalam pidato publik pertamanya setelah kekalahannya dalam pemilihan 3 November dari Biden, pada Minggu mengusulkan pembatasan pemungutan suara yang tidak hadir dan hari-hari ketika orang Amerika dapat memberikan suara.

Biden mengalahkan Trump dengan lebih dari 7 juta suara dalam pemilihan presiden 2020. Demokrat menikmati keuntungan dibandingkan Republikan dalam afiliasi partai pemilih.

Trump tidak pernah mengakui kekalahan itu, dan beberapa pendukungnya dengan kasar memperebutkan sertifikasi Kongres atas kemenangan Biden di Capitol dalam kerusuhan 6 Januari yang mematikan.

Sejak itu, lusinan anggota parlemen Republik setempat telah memperkenalkan undang-undang yang akan membatasi pemungutan suara di negara bagian di seluruh negeri. (rts/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top