Sumsel Dukung Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi KPK

"Kita wajib dan harus mendukung Tim KPK untuk melakukan evaluasi program rencana aksi KPK," ujar Sekda Sumsel, Nasrun Umar.

Sekda Sumsel, Nasrun Umar

PALEMBANG, IPHEDIA.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan evaluasi program rencana aksi KPK guna mendorong penyelenggaraan pemerintah daerah yang lebih transparan dan akuntabel.

"Kita wajib dan harus mendukung Tim KPK untuk melakukan evaluasi program rencana aksi KPK," ujar Sekda Sumsel, Nasrun Umar.

Hal ini disampaikannya saat Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi 2021 melaui video conference yang diselenggarakan oleh KPK RI bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Selasa.

Nasrun menyebutkan, aksi pemberantasan korupsi terintegrasi ini merupakan sistem pelaporannya melalui aplikasi MCP (Monitoring Centre for Prevention) Koordinasi supervisi pencegahan (Korsupgah). 

Sistem pelaporan itu, terdiri dari sektor perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), kapabilitas aparat pengawas intern pemerintah (APIP), manajemen ASN dan dana desa, optimalisasi pendapatan daerah serta manajemen aset daerah.

“Kami, Pemprov Sumsel mendukung sepenuhnya tim KPK RI untuk melakukan evaluasi sejauh mana program rencana aksi KPK telah kami laksanakan, semoga program ini mendorong penyelenggaraan pemerintah daerah yang lebih transparan dan akuntabel dapat terwujud,” ucapnya.

Menurutnya, aksi ini memberikan standar kepada pemerintah daerah dalam membangun suatu kerangka kerja untuk memahami elemen-elemen risiko korupsi berdasarkan sektor, wilayah atau instansi yang rentan terhadap korupsi.

Berdasarkan hasil verifikasi strategi nasional pencegahan korupsi (Stranas PK) dan MCP (Monitoring Center for Prevention) KPK tahun 2020 dilaporkan bahwa realisasi capaian Progress Stranas PK Pemerintah Provinsi Sumsel sebesar 89,06% dan capaian MCP Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebesar 79,38%.

Sementara, Koordinator Korsupgah KPK RI Wilayah IV, Asep Rahman, di kesempatan ini melaporkan progres pencegahan KPK di Sumsel dengan agenda, di antaranya capaian Sertifkasi Tanah Pemda & PT PLN (Persero), Penerbitan Aset dan Penyerahan PSU.

Kemudian, Pemanfaatan Aset Lapangan Golf Kenten, Pemanfaatan Tanah Eks Berhersterrein, Optimalisasi PBB KB Perairan, Host to Host BPHTB dan Whistleblowing System. (ed/ris/ip)

Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK


Back to Top