-->

Presiden Joe Biden: AS Tinjau Postur Pertahanan Global

"Untuk memulai, Menteri Pertahanan Austin akan memimpin peninjauan postur global pasukan kami, sehingga jejak militer kami selaras dengan kebijakan luar negeri dan prioritas keamanan nasional kami," kata presiden.


Presiden AS, Joe Biden


WASHINGTON, IPHEDIA.com - Presiden AS, Joe Biden, mengatakan bahwa Amerika Serikat akan meninjau kembali postur pertahanan globalnya, sebuah langkah yang dapat mempengaruhi jumlah pasukan AS yang ditempatkan di luar negeri, termasuk yang ada di Korea Selatan.

"Saya mengumumkan langkah tambahan untuk memperbaiki kebijakan luar negeri kita dan lebih baik menyatukan nilai-nilai demokrasi kita dengan kepemimpinan diplomatik kita," kata Biden dalam pidato pertamanya tentang keamanan nasional dan kebijakan luar negeri yang disampaikan dari Departemen Luar Negeri, Kamis waktu setempat.

"Untuk memulai, Menteri Pertahanan Austin akan memimpin peninjauan postur global pasukan kami, sehingga jejak militer kami selaras dengan kebijakan luar negeri dan prioritas keamanan nasional kami," kata presiden, seraya menambahkan rencana penempatan kembali pasukan AS di Jerman akan ditangguhkan selama periode tinjauan.

Ini tampaknya menandakan perbedaan dari pemerintahan Donald Trump sebelumnya yang sering menggunakan penempatan kembali pasukan atau penarikan sebagai alat tawar-menawar dalam menekan sekutu AS untuk membayar lebih untuk pertahanan bersama mereka.

Trump juga mengisyaratkan penarikan pasukan AS dari Korea Selatan di tengah negosiasi pembagian beban yang macet untuk penempatan sekitar 28.500 tentara di Semenanjung Korea.

Seoul dan Washington belum melanjutkan negosiasi pembagian beban sejak Biden menjabat pada 20 Januari. Namun, Menteri Pertahanan yang baru, Lloyd Austin, sebelumnya mengatakan dia berencana untuk menyelesaikan negosiasi pembagian biaya dengan Seoul secepat mungkin, melansir Yonhap, Jumat.

Biden menegaskan kembali pentingnya aliansi. "Berinvestasi dalam diplomasi kami bukanlah sesuatu yang kami lakukan hanya karena itu adalah hal yang benar untuk dilakukan untuk dunia. Kami melakukannya untuk hidup dalam kedamaian, keamanan dan kemakmuran. Kami melakukannya karena itu demi kepentingan pribadi kami sendiri, " katanya.

"(Ketika) kami memperkuat aliansi kami, kami memperkuat kekuatan kami, serta kemampuan kami untuk mengganggu ancaman sebelum mereka dapat mencapai pantai kami," ujar presiden AS itu menambahkan. (yhp/ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top