Polresta Sidoarjo Tembak Dua Residivis Pengedar Narkoba

Kombes Pol Sumardji berharap agar supaya kejadian seperti ini bisa jadi contoh, dan para pelaku, terutama bagi pengedar narkoba menghentikan segala aktivitas yang merugikan dan merusak generasi bangsa ini.




SIDOARJO, IPHEDIA.com - Satres Narkoba Polresta Sidoarjo kembali menangkap dua orang tersangka asal Jombang yang mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Karena melawan, keduanya dilakukan tindakan tegas terukur dengan dihadiahi timah panas.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji dalam keterangannya, Jumat, mengatakan penangkapan dua orang tersangka bermula dari informasi yang telah diketahui tim Satresnarkoba Polresta Sidoarjo dan merupakan target pelaku peredaran sejak bulan November 2020 sampai dengan bulan Januari 2021.

Pada saat anggota Satresnarkoba melakukan penangkapan tersangka, kedua tersangka sedang berada di dalam kamar kost di Desa Beringinwetan, Taman, Sidoarjo, secara langsung juga keduanya sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, mengatakan tersangka juga pernah dipenjara karena kasus yang sama.

“Para penyidik telah bekerja maksimal dikarenakan kedua tersangka ini ketika dilakukan penangkapan melakukan perlawanan, sehingga anggota melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

Kombes Pol Sumardji berharap agar supaya kejadian seperti ini bisa jadi contoh, dan para pelaku, terutama bagi pengedar narkoba menghentikan segala aktivitas yang merugikan dan merusak generasi bangsa ini.

Terdapat barang bukti yang telah disita dari tersangka EPC dan EP, berupa empat bungkus plastik klip ukuran besar yang berisi narkotika jenis sabu berat bruto keseluruhan sekitar 394,05 gram ditimbang beserta plastik.

Kemudian, dua bungkus plastik klip ukuran kecil berisi narkotika jenis sabu berat bruto keseluruhan sekitar 2,22 gram ditimbang beserta plastik, tiga buah pipet kaca sisa pakai berisi narkotika jenis sabu berat bruto keseluruhan sekitar 3,2 gram ditimbang beserta pipetnya.

Ada juga 13 bungkus plastik berisi pil LL total jumlah keseluruhan 13.000 butir pil LL, dua buah timbangan elektrik warna hitam, tiga pack plastik klip ukuran (besar, sedang, dan kecil).

Selanjutnya, satu buah HP merk Nokia dan Oppo milik tersangka (EPC), satu buah HP merk Samsung dan Oppo milik tersangka (EP), dua kotak kertas, tiga potongan sedotan/skop, satu sendok plastik/skop, dan satu buku berisi rekapan.

Tersangka juga mengakui perbuatannya untuk mengedarkan narkotika jenis sabu sebanyak 1 kilogram perbulannya dijanjikan akan mendapatkan Rp10 juta dari pemilik barang yang sampai dengan saat ini masih belum tertangkap atau dalam pencarian (DPO). (Sugeng/Ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top