-->

Penyelidik HAM PBB Serukan Sanksi Terhadap Myanmar

Myint Thu, duta besar Myanmar untuk PBB di Jenewa, menyebutkan akan menjaga kerjasama dengan PBB dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). "Kami tidak ingin menghentikan transisi demokrasi yang baru lahir di negara ini," ujarnya.


Foto: Al Arabiya


JENEWA, IPHEDIA.com - Penyelidik hak asasi manusia PBB untuk Myanmar mengatakan pada Jumat ada laporan yang berkembang, berupa bukti foto bahwa pasukan keamanan setempat telah menggunakan amunisi langsung terhadap pengunjuk rasa, yang melanggar hukum internasional.

Thomas Andrews seperti dilaporkan Reuters mengatakan bahwa Dewan Keamanan PBB harus mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi, embargo senjata, dan larangan perjalanan akibat kudeta militer pada 1 Februari dan menegaskan kembali permintaannya untuk menjalankan misi ke negara itu.

Myint Thu, duta besar Myanmar untuk PBB di Jenewa, menyebutkan akan menjaga kerjasama dengan PBB dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). "Kami tidak ingin menghentikan transisi demokrasi yang baru lahir di negara ini," ujarnya. (rts/ip)


Buka Komentar
Tutup Komentar
No comments:
Write Komentar

Siapapun boleh berkomentar, tetapi dengan cara yang bijaksana dan bertanggung jawab. Berkomentarlah dengan nama yang jelas dan bukan spam agar tidak dihapus. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu komentator seperti yang diatur dalam UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) maupun perundang-undangan yang berlaku.

TOPIK

Back to Top